KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Dolar Amerika Serikat (AS) sulit beranjak dari zona negatif. Alhasil, sejumlah mata uang di kawasan Asia mengambil momentum dengan unjuk gigi. Berdasarkan data Bloomberg, Jumat (20/6), dolar Taiwan (TWD) memimpin penguatan sebesar 10% terhadap dolar AS terhitung sejak awal tahun 2025. Menyusul yen Jepang (JPY) yang unggul sebesar 8,2%, won Korea (KRW) sebesar 7,7% dan dolar Singapura (SGD) sebesar 6,2% secara year to date (ytd). Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata mengatakan, faktor utama yang mendorong pelemahan dolar AS secara struktural adalah kekhawatiran terhadap prospek ekonomi negara adidaya tersebut dan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan melanjutkan siklus pemotongan suku bunga di tahun ini.
Valas Asia Terangkat, Yen Jepang Masih Menarik
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Dolar Amerika Serikat (AS) sulit beranjak dari zona negatif. Alhasil, sejumlah mata uang di kawasan Asia mengambil momentum dengan unjuk gigi. Berdasarkan data Bloomberg, Jumat (20/6), dolar Taiwan (TWD) memimpin penguatan sebesar 10% terhadap dolar AS terhitung sejak awal tahun 2025. Menyusul yen Jepang (JPY) yang unggul sebesar 8,2%, won Korea (KRW) sebesar 7,7% dan dolar Singapura (SGD) sebesar 6,2% secara year to date (ytd). Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata mengatakan, faktor utama yang mendorong pelemahan dolar AS secara struktural adalah kekhawatiran terhadap prospek ekonomi negara adidaya tersebut dan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan melanjutkan siklus pemotongan suku bunga di tahun ini.
TAG: