KONTAN.CO.ID - SAO PAULO. Perusahaan tambang Brasil, Vale melaporkan kerugian sebesar US$ 694 juta pada kuartal IV tahun 2024. Realisasi tersebut lebih buruk dari tahun lalu yang mampu mencetak laba sebesar US$ 2,4 miliar. Ini karena Vale mencatatkan penurunan nilai pada beberapa aset logam di Kanada. Vale sebagai salah satu produsen bijih besi terbesar di dunia juga mengumumkan remunerasi baru kepada pemegang saham melalui dividen dan pembelian kembali saham, yang disambut baik para analis. Vale juga memangkas estimasi belanja yang direncanakan pada tahun ini. Kerugian bersih kuartalan perusahaan ini jauh di bawah target para analis yang memperkirakan laba Vale mencapai US$ 1,95 miliar. Kerugian ini karena penurunan nilai pada bisnis nikel Thompson dan proyek memperluas tambang Voisey's Bay kedua di Kanada.
Vale Mencatatkan Kerugian Karena Penurunan Nilai Aset di Kanada
KONTAN.CO.ID - SAO PAULO. Perusahaan tambang Brasil, Vale melaporkan kerugian sebesar US$ 694 juta pada kuartal IV tahun 2024. Realisasi tersebut lebih buruk dari tahun lalu yang mampu mencetak laba sebesar US$ 2,4 miliar. Ini karena Vale mencatatkan penurunan nilai pada beberapa aset logam di Kanada. Vale sebagai salah satu produsen bijih besi terbesar di dunia juga mengumumkan remunerasi baru kepada pemegang saham melalui dividen dan pembelian kembali saham, yang disambut baik para analis. Vale juga memangkas estimasi belanja yang direncanakan pada tahun ini. Kerugian bersih kuartalan perusahaan ini jauh di bawah target para analis yang memperkirakan laba Vale mencapai US$ 1,95 miliar. Kerugian ini karena penurunan nilai pada bisnis nikel Thompson dan proyek memperluas tambang Voisey's Bay kedua di Kanada.