NEW YORK. Peta pasar seluler di Amerika Serikat (AS) bakal berubah. Aksi raksasa telekomunikasi AS, Verizon Communications Inc bakal menandai perubahan peta industri telekomunikasi AS. Sumber Wall Street Journal mengungkapkan, Verizon bakal membeli 45% saham Verizon Wireless dari tangan Vodafone Group. Perusahaan yang berbasis di New York ini bersiap merogoh kocek jumbo sebesar US$ 100 miliar. Vodafone mengonfirmasi, telah melakukan perbincangan dengan Verizon perihal penjualan saham miliknya di Verizon Wireless. Namun, belum tercapai kesepakatan apapun. Sementara, sumber Wall Street Journal lain menyebut, niatan Verizon menguasai seluruh saham Verizon Wireless sudah bulat. Verizon dikabarkan sudah menggandeng sejumlah bank untuk meminjam dana hingga US$ 50 miliar dollar untuk membiayai aksi tersebut. Verizon juga tengah mematangkan struktur pembelian saham milik Vodafone. Selain membayar cash, Verizon akan menggunakan saham.
Sejatinya, rumor Verizon bakal menguasai Verizon Wireless sudah berhembus kencang sejak awal tahun. Namun, kedua pihak belum mencapai kata sepakat lantaran perbedaan harga. Verizon menyodorkan dana US$ 100 miliar. Sementara Vodafone menginginkan harga jual sebesar US$ 130 miliar. Intensitas perbincangan antara keduanya mulai terjadi kembali sejak awal Juli kemarin.