KONTAN.CO.ID - Max Verstappen dari tim Red Bull memenangi balapan sprint Formula 1 (F1) Grand Prix Singapura pada Sabtu (10/10/2026), setelah balapan berlangsung kacau akibat hujan deras. Sebanyak sembilan mobil gagal menyelesaikan balapan, menjadi rekor jumlah insiden gagal finis dalam balapan sprint. Melansir
Reuters, Verstappen yang memulai balapan dari pole position harus menghadapi persaingan ketat sejak lap pertama.
Baca Juga: Gempa M 7,7 Guncang Panama, Operasional Terusan Panama Tetap Normal Pembalap Mercedes George Russell sempat menyalipnya untuk merebut posisi terdepan. Namun, Russell mengalami kecelakaan di tikungan terakhir, sehingga Verstappen kembali memimpin balapan. Verstappen akhirnya melewati garis finis di posisi pertama, diikuti dua pembalap Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc. Sementara itu, pemimpin klasemen kejuaraan Kimi Antonelli dari Mercedes finis di posisi keempat setelah dua mobil McLaren bertabrakan pada lap terakhir. Balapan sprint di Sirkuit Marina Bay tersebut semula dijadwalkan berlangsung pukul 17.00 waktu setempat. Namun, hujan deras yang mengguyur lintasan membuat start tertunda lebih dari 30 menit. Hujan yang turun beberapa menit sebelum jadwal start membuat penonton dan petugas bergegas mencari tempat berlindung. Genangan air di sekitar tikungan kedua dan ketiga juga membuat Federasi Otomotif Internasional (FIA) menunda balapan setelah mobil medis memeriksa kondisi lintasan. Setelah genangan air dibersihkan, FIA memutuskan para pembalap menjalani dua putaran formasi di belakang safety car.
Baca Juga: Taiwan Tolak Tunduk ke China, Lai Ching-te Tegaskan Komitmen Pertahanan Tim-tim pun bergerak cepat mengganti ban slick yang digunakan di lintasan kering dengan ban intermediate untuk kondisi basah. “Semprotan airnya sangat buruk,” ujar pembalap McLaren Oscar Piastri melalui komunikasi radio tim saat para pembalap menjalani dua putaran formasi sebelum memulai balapan dari posisi diam. Verstappen sebelumnya mengamankan pole position sprint, mengungguli Russell dan Leclerc. Kemenangan di Singapura ini diraih dalam kondisi lintasan yang menantang, dengan hujan deras memengaruhi jalannya balapan sejak sebelum start hingga persaingan di lintasan.