KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Victoria Care Indonesia Tbk (
VICI) menerima fasilitas kredit dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dengan total nilai mencapai Rp 270,65 miliar. Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, fasilitas kredit tersebut diterima berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pada 9 September 2026. Nilainya setara dengan 24,78% dari ekuitas perseroan, berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025. Victoria Care Indonesia menyampaikan transaksi tersebut melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 September 2026.
Baca Juga: BCA dan Batavia Luncurkan Reksadana Batavia Gold Sharia Equity USD “Transaksi VCI-Bank BNI merupakan transaksi material namun dengan kondisi tertentu yang dikecualikan dari kewajiban menggunakan penilai dan memperoleh persetujuan RUPS sehingga perseroan hanya memiliki kewajiban mengumumkan keterbukaan informasi ini,” tulis manajemen VICI dalam keterbukaan informasi, dikutip Sabtu (12/9/2026). Adapun fasilitas kredit yang diterima VICI terdiri atas satu fasilitas kredit modal kerja dan empat fasilitas kredit investasi.
Pertama, fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) revolving credit dengan plafon sebesar Rp200 miliar dan jangka waktu 12 bulan. Fasilitas ini akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja usaha industri kosmetik perseroan.
Kedua, fasilitas kredit investasi dengan plafon Rp30,10 miliar dan tenor 39 bulan. Fasilitas tersebut digunakan untuk mengambil alih fasilitas kredit investasi VICI di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terkait pembelian tanah dan bangunan di Puri Indah Financial Tower lantai 10 dan 11.
Ketiga, fasilitas kredit investasi sebesar Rp1,09 miliar dengan jangka waktu lima bulan. Dana ini digunakan untuk mengambil alih fasilitas kredit investasi di BCA atas pembiayaan pekerjaan interior, mekanikal dan elektrikal, serta pembelian furnitur dan workstation kantor di Puri Indah Financial Tower lantai 10 dan 11.
Keempat, fasilitas kredit investasi sebesar Rp6,16 miliar dengan tenor 69 bulan. Fasilitas tersebut digunakan untuk mengambil alih kredit investasi di BCA atas pekerjaan interior, mekanikal dan elektrikal, serta pembelian furnitur dan workstation di Puri Indah Financial Tower lantai 12.
Kelima, fasilitas kredit investasi sebesar Rp33,30 miliar dengan jangka waktu 96 bulan. Dana ini digunakan untuk mengambil alih fasilitas kredit investasi di BCA atas pembelian tanah dan bangunan di Puri Indah Financial Tower lantai 12.
Manajemen VICI menjelaskan, pergantian fasilitas perbankan dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian terhadap strategi bisnis dan peningkatan layanan.
Transaksi tersebut diharapkan dapat mendukung likuiditas sekaligus memperkuat struktur keuangan perseroan, tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi keuangan VICI secara keseluruhan. Perseroan juga menegaskan bahwa transaksi dengan BNI bukan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Victoria Care Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri sabun dan bahan pembersih keperluan rumah tangga, industri kosmetik untuk manusia, termasuk pasta gigi, serta perdagangan besar kosmetik untuk manusia. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News