Vietjet Perkuat Bisnis Ground Handling, Bidik Pasar Maskapai Internasional



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Vietjet memperkuat ekosistem bisnis aviasinya melalui pengembangan unit ground handling Airport NEO Ground Services Company. Langkah ini dilakukan seiring ekspansi global maskapai dan penguatan brand di pasar internasional.

Airport NEO, yang sebelumnya bernama Vietjet Ground Services Center (VJGS), baru saja menangani penerbangan internasional berjadwal perdana Air India ke Hanoi di Bandara Internasional Noi Bai.

Perusahaan tersebut kini menyediakan layanan ground handling secara menyeluruh mulai dari penanganan penumpang, operasional ramp, load control, hingga dukungan teknis apron.


Baca Juga: Tekanan Ekonomi Picu Tren Side Hustle, Franchise Jadi Pilihan

Perusahaan ini menyebut penguatan bisnis ground handling menjadi bagian penting dalam menjaga ketepatan waktu penerbangan dan konsistensi layanan di tengah ekspansi rute internasional yang terus meningkat.

Sejak berdiri pada 2020, Airport NEO terus mengembangkan layanan berbasis operasional terintegrasi dengan dukungan fasilitas modern dan tenaga kerja terlatih. Perusahaan juga mulai memperluas cakupan layanan tidak hanya untuk operasional internal Vietjet, tetapi juga bagi maskapai internasional lainnya.

Ke depan, Airport NEO berencana meningkatkan investasi pada infrastruktur, peralatan, dan sumber daya manusia guna mendukung operasional domestik maupun internasional. Langkah tersebut sejalan dengan strategi ekspansi global Vietjet di industri penerbangan.

Di sisi lain, penguatan bisnis operasional turut menopang pertumbuhan nilai merek Vietjet. Berdasarkan laporan Brand Finance, nilai brand maskapai tersebut melonjak 117% menjadi US$ 906 juta pada 2026 dan menjadikannya maskapai dengan pertumbuhan brand tercepat di dunia.

Kinerja tersebut ditopang tingginya permintaan penumpang dengan tingkat keterisian kursi mencapai 86%, serta kontribusi pendapatan ancillary services yang mencapai 41% terhadap total pendapatan perusahaan.

Baca Juga: Perusahaan Korea Selatan Bangun Pabrik Rp 429 Miliar di KEK Industropolis Batang

Untuk pasar Indonesia, Vietjet terus memperluas konektivitas melalui penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali menuju Vietnam serta jaringan lanjutan ke berbagai destinasi internasional. Perusahaan menilai pasar Indonesia menjadi salah satu kontributor penting dalam penguatan jaringan regional maskapai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News