Vietnam Akan Ubah Aturan untuk Mendorong Pengembangan Pembangkit Listrik LNG



KONTAN.CO.ID - HANOI. Vietnam berencana untuk menyesuaikan aturan mengenai pembelian listrik yang dijamin pemerintah dari pembangkit listrik berbahan bakar gas alam cair (LNG). Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk menghidupkan kembali minat dari para pengembang.

Mengutip Reuters, Rabu (21/1/2026), Vietnam menargetkan memiliki armada pembangkit listrik berbahan bakar LNG dengan kapasitas gabungan 22,5 gigawatt pada tahun 2030. Tetapi, akhir-akhir ini hanya sedikit kemajuan yang terlihat.

Kementerian Perindustrian dan Perdagangan sedang menyusun dekrit baru yang akan meningkatkan volume pasokan yang dijamin dari pembangkit listrik LNG menjadi setidaknya 75% dari sebelumnya setidaknya 65%, demikian pernyataan kementerian tersebut.


Baca Juga: Akses Grok Kembali: Filipina Akan Mencabut Larangan Ketat Chatbot AI

Dekrit baru tersebut juga akan memperpanjang periode jaminan menjadi 15 tahun dari sebelumnya 10 tahun.

"Hal ini akan menetapkan kerangka hukum untuk mendorong investasi, pembangunan, dan pengoperasian pembangkit listrik yang menggunakan LNG impor," kata kementerian tersebut.

Saat ini Vietnam hanya memiliki dua pembangkit listrik tenaga LNG yang beroperasi dengan kapasitas gabungan 1,62 GW.

Selanjutnya: China Serukan Dunia Cegah Jepang Kembali ke Jalur Militerisme

Menarik Dibaca: Promo J.CO Hemat Maksimal, Paket Minuman Favorit Berdua hingga Berlima Mulai 55 Ribu