KONTAN.CO.ID - Negosiasi perdagangan antara Vietnam dan Amerika Serikat (AS) menunjukkan perkembangan positif. Kesepakatan dagang kedua negara bahkan berpeluang diteken dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut disampaikan pemimpin Vietnam To Lam setelah bertemu dengan Perwakilan Dagang AS (USTR) Jamieson Greer di New York, Amerika Serikat, Senin (21/9/2026) waktu setempat. Pertemuan berlangsung di sela agenda Lam menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Baca Juga: Harga Emas Spot Naik Tipis ke US$4.357 Selasa (22/9), Yield US Treasury Jadi Penopang Mengutip
Reuters, pemerintah Vietnam menyebut kedua pihak telah mencapai kemajuan signifikan dalam pembahasan kesepakatan perdagangan. Lam mengatakan proses negosiasi berjalan positif dan kesepakatan dapat segera ditandatangani. Dalam pertemuan tersebut, Lam meminta Washington menerapkan pendekatan yang komprehensif terhadap sejumlah isu perdagangan yang masih belum terselesaikan, termasuk persoalan yang berkaitan dengan investigasi berdasarkan Section 301. Pemerintah Vietnam menilai kesepakatan perdagangan akan memberikan kerangka yang stabil dan berjangka panjang bagi hubungan ekonomi, perdagangan dan investasi kedua negara. AS merupakan pasar ekspor terbesar bagi Vietnam, yang perekonomiannya sangat bergantung pada aktivitas perdagangan internasional. Karena itu, hubungan dagang dengan Washington menjadi salah satu faktor penting bagi kinerja ekspor Vietnam. Lam mengatakan Vietnam telah mengambil sejumlah langkah untuk memperkuat kerja sama sekaligus meningkatkan pembelian barang dari AS. Langkah tersebut ditujukan antara lain untuk membantu mengurangi surplus perdagangan Vietnam dengan AS.
Baca Juga: Harga Minyak Naik Tipis di Pagi Ini (22/9): Jelang Kemungkinan Pembicaraan AS-Iran Dalam pertemuan itu, Greer mengatakan negosiator dari kedua negara telah melakukan upaya signifikan dan mencapai kemajuan besar dalam pembicaraan. Menurut Greer, proses negosiasi kini telah mendekati tahap akhir dan kedua pihak semakin dekat dengan hasil akhir kesepakatan. Jika tercapai, kesepakatan tersebut akan menjadi kerangka penting bagi hubungan perdagangan dan investasi Vietnam-AS, terutama di tengah upaya Vietnam menjaga akses ke pasar ekspor utama sekaligus memperluas perdagangan dengan AS.