KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Vietnam memperluas pembangunan pulaunya di kepulauan Spratly yang disengketakan di Laut China Selatan dalam setahun terakhir, dengan menambahkan 534 hektare (216,1 hektare) lahan, dan juga telah mulai membangun infrastruktur khusus di sana, Menurut laporan sebuah lembaga think tank AS yang dirilis Jumat lalu oleh Asia Maritime Transparency Initiative di Center for Strategic and International Studies di Washington memaparkan bahwa pengerukan baru di Kepulauan Spratly menambah total luas lahan buatan yang direklamasi oleh Vietnam di kepulauan tersebut menjadi sekitar 2.771 hektare. Setelah menyelesaikan operasi penimbunan di Barque Canada Reef, yang kini menjadi pangkalan terbesar Vietnam di kepulauan tersebut, pada musim semi 2025, Hanoi memulai perluasan yang lebih kecil di beberapa fitur baru pada paruh kedua tahun 2025.
Vietnam Menambah Ratusan Hektare Lahan Dalam Pembangunan Pulau di Laut China Selatan
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Vietnam memperluas pembangunan pulaunya di kepulauan Spratly yang disengketakan di Laut China Selatan dalam setahun terakhir, dengan menambahkan 534 hektare (216,1 hektare) lahan, dan juga telah mulai membangun infrastruktur khusus di sana, Menurut laporan sebuah lembaga think tank AS yang dirilis Jumat lalu oleh Asia Maritime Transparency Initiative di Center for Strategic and International Studies di Washington memaparkan bahwa pengerukan baru di Kepulauan Spratly menambah total luas lahan buatan yang direklamasi oleh Vietnam di kepulauan tersebut menjadi sekitar 2.771 hektare. Setelah menyelesaikan operasi penimbunan di Barque Canada Reef, yang kini menjadi pangkalan terbesar Vietnam di kepulauan tersebut, pada musim semi 2025, Hanoi memulai perluasan yang lebih kecil di beberapa fitur baru pada paruh kedua tahun 2025.