KONTAN.CO.ID - HANOI. Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh menginginkan pembicaraan dengan Rusia untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir selesai bulan ini dan mendesak para pejabat pemerintah untuk mencari mitra baru setelah Jepang menarik diri dari proyek kedua. Mengutip Reuters, Kamis (8/1/2026), Vietnam melanjutkan program tenaga nuklirnya tahun lalu setelah menghentikannya pada tahun 2016. Berdasarkan rencana tersebut, Hanoi bernegosiasi dengan Rusia dan Jepang untuk membangun dua pembangkit listrik dengan kapasitas gabungan yang direncanakan sebesar 4 hingga 6,4 gigawatt, dengan tujuan menandatangani perjanjian dengan Rusia pada bulan September dan dengan Jepang pada akhir tahun lalu.
Vietnam Peringatkan Penundaan Proyek Nuklir, Berupaya Capai Kesepakatan dengan Rusia
KONTAN.CO.ID - HANOI. Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh menginginkan pembicaraan dengan Rusia untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir selesai bulan ini dan mendesak para pejabat pemerintah untuk mencari mitra baru setelah Jepang menarik diri dari proyek kedua. Mengutip Reuters, Kamis (8/1/2026), Vietnam melanjutkan program tenaga nuklirnya tahun lalu setelah menghentikannya pada tahun 2016. Berdasarkan rencana tersebut, Hanoi bernegosiasi dengan Rusia dan Jepang untuk membangun dua pembangkit listrik dengan kapasitas gabungan yang direncanakan sebesar 4 hingga 6,4 gigawatt, dengan tujuan menandatangani perjanjian dengan Rusia pada bulan September dan dengan Jepang pada akhir tahun lalu.
TAG: