KONTAN.CO.ID – HANOI. Vietnam memperkuat kewenangan otoritas bea cukai untuk menindak barang palsu dan produk yang melanggar hak kekayaan intelektual (HKI). Langkah ini dilakukan di tengah tekanan Amerika Serikat (AS) agar Vietnam memperketat perlindungan dan penegakan aturan HKI. Mengutip laporan Reuters, Parlemen Vietnam pada Minggu (23/8) menyetujui perubahan undang-undang kepabeanan. Aturan baru tersebut memperluas kewenangan bea cukai untuk menghentikan barang impor, ekspor hingga barang yang hanya transit di Vietnam jika ditemukan indikasi pelanggaran HKI. Perubahan aturan ini akan mulai berlaku pada Maret 2027. Sebelumnya, kewenangan penindakan lebih terbatas pada barang impor dan ekspor. Dengan aturan baru, pengiriman yang transit di Vietnam juga dapat dihentikan oleh petugas bea cukai.
Vietnam Perketat Bea Cukai, Barang Palsu Jadi Sasaran Utama
KONTAN.CO.ID – HANOI. Vietnam memperkuat kewenangan otoritas bea cukai untuk menindak barang palsu dan produk yang melanggar hak kekayaan intelektual (HKI). Langkah ini dilakukan di tengah tekanan Amerika Serikat (AS) agar Vietnam memperketat perlindungan dan penegakan aturan HKI. Mengutip laporan Reuters, Parlemen Vietnam pada Minggu (23/8) menyetujui perubahan undang-undang kepabeanan. Aturan baru tersebut memperluas kewenangan bea cukai untuk menghentikan barang impor, ekspor hingga barang yang hanya transit di Vietnam jika ditemukan indikasi pelanggaran HKI. Perubahan aturan ini akan mulai berlaku pada Maret 2027. Sebelumnya, kewenangan penindakan lebih terbatas pada barang impor dan ekspor. Dengan aturan baru, pengiriman yang transit di Vietnam juga dapat dihentikan oleh petugas bea cukai.
TAG: