VOKS akan membagi dividen Rp 40 miliar



JAKARTA. PT Voksel Electric Tbk (VOKS) berencana membagikan dividen keuntungan usaha sepanjang tahun lalu. Emiten yang berbisnis kabel itu, akan membayarkan dividen untuk tahun buku 2011 senilai Rp 40 miliar.

Jumlah dividen itu mencerminkan rasio pembayaran dividen sebesar 36,16% dari laba bersih tahun lalu yang tercatat Rp 110,62 miliar. Dividen tersebut setara dengan Rp 48,13 per saham.

Merujuk ke harga penutupan VOKS, Rabu (4/4), yaitu Rp 1.250 per saham, imbal hasil dividen (dividend yield) VOKS sekitar 3,85%. "Ini pembayaran dividen pertama setelah krisis beberapa tahun lalu," kata Heru Gondokusumo, Presiden Direktur VOKS kepada KONTAN, Rabu (4/4).


Manajemen VOKS akan membawa usul pembagian dividen ke Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan yang dijadwal berlangsung pada Mei 2012.

Keputusan VOKS untuk membayar dividen berdasarkan atas pertumbuhan kinerja keuangan tahun lalu yang lumayan. VOKS meraup penjualan bersih senilai Rp 2,01 triliun. Perolehan itu tumbuh 53,84% daripada penjualan bersih di tahun sebelumnya, yang senilai Rp 1,31 triliun.

Perolehan itu ditopang oleh pertumbuhan penjualan di seluruh segmen. Penjualan lokal misalnya tumbuh 49,5% year-on-year (yoy) menjadi Rp 1,78 triliun. Sebagian besar penjualan domestik merupakan order kabel transmisi dari PT PLN (Persero). "Tahun lalu, PLN gencar melakukan pengadaan listrik, jadi berdampak positif ke kami," ujar Heru.

Penjualan ekspor mengalami pertumbuhan 26,9% yoy menjadi Rp 153,11 miliar. VOKS mengekspor kabel ke beberapa negara seperti Sri Langka, Filipina, Butan dan beberapa negara di Afrika. Kontribusi dari segmen usaha jasa kontraktor tumbuh lebih tinggi lagi, yaitu 172,44% yoy menjadi Rp 85,16 miliar.

Di sisi biaya, agenda efisiensi di lini produksi sukses menggerus beban pabrikasi.Di tahun lalu, beban pabrikasi VOKS Rp 68,08 miliar, turun dari tahun 2010 yang senilai Rp 71,97 miliar.

VOKS juga melakukan lindung nilai (hedging) pengadaan baku kabel. Imbasnya, rugi kurs VOKS di 2011 hanya Rp 5,99 miliar.

Harga VOKS, Rabu (4/4), ditutup melemah 2,34% menjadi Rp 1.250 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie