KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Mata uang di pasar berkembang kini menunjukkan stabilitas yang lebih tinggi dibanding mata uang negara maju, sebuah tren yang menurut beberapa investor berpotensi menjadi yang terpanjang dalam lebih dari 20 tahun. Indeks volatilitas JPMorgan menunjukkan mata uang negara berkembang bergerak lebih stabil dibanding rekan-rekan mereka dari Group of Seven (G7) selama hampir 200 hari berturut-turut menjadi periode terpanjang sejak 2008. Jika melewati 208 hari, catatan ini akan menjadi rekor sejak tahun 2000. Ketenangan yang tidak biasa di pasar yang biasanya dianggap lebih berisiko ini dipicu oleh beberapa faktor. Dolar AS yang melemah dan ekspektasi pelonggaran bertahap dari Federal Reserve telah mengurangi tekanan pada pasar berkembang. Di sisi lain, harga komoditas yang kuat dan masuknya modal secara masif telah mendukung permintaan aset pasar berkembang.
Volatilitas Mata Uang Rendah, Strategi Carry Trade di Emerging Market Meningkat
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Mata uang di pasar berkembang kini menunjukkan stabilitas yang lebih tinggi dibanding mata uang negara maju, sebuah tren yang menurut beberapa investor berpotensi menjadi yang terpanjang dalam lebih dari 20 tahun. Indeks volatilitas JPMorgan menunjukkan mata uang negara berkembang bergerak lebih stabil dibanding rekan-rekan mereka dari Group of Seven (G7) selama hampir 200 hari berturut-turut menjadi periode terpanjang sejak 2008. Jika melewati 208 hari, catatan ini akan menjadi rekor sejak tahun 2000. Ketenangan yang tidak biasa di pasar yang biasanya dianggap lebih berisiko ini dipicu oleh beberapa faktor. Dolar AS yang melemah dan ekspektasi pelonggaran bertahap dari Federal Reserve telah mengurangi tekanan pada pasar berkembang. Di sisi lain, harga komoditas yang kuat dan masuknya modal secara masif telah mendukung permintaan aset pasar berkembang.