JAKARTA. Sama seperti kebanyakan merek mobil di Indonesia, Garuda Mataram Motor (GMM) sebagai pemegang merek Volkswagen juga mengendurkan target penjualan 2015. Jonas Cendana, National Sales Manager GMM, mengatakan hasil tahun ini sulit setara seperti tahun lalu. Target 2015 telah ditetapkan 1.000 unit, namun kemudian dipotong 15 persen mengikuti perkembangan pasar otomotif nasional. “Kelihatannya cukup berat, estimasi kita kemungkinan paling ideal rasanya sekitar 15 persen drop. Tahun lalu 1.000 unit, berarti sekitar 800 – 900 unit tahun ini,” papar Jonas di Jakarta, Rabu (2/7/2015). Meningkatnya nilai tukar dollar Amerika Serikat dengan rupiah diakui ikut menyulitkan bisnis, meski kebanyakan transaksi menggunakan mata uang Euro. Semua model Volkswagen di Indonesia diimpor utuh (CBU) dari Jerman.
Volkswagen turunkan target penjualan 15% tahun ini
JAKARTA. Sama seperti kebanyakan merek mobil di Indonesia, Garuda Mataram Motor (GMM) sebagai pemegang merek Volkswagen juga mengendurkan target penjualan 2015. Jonas Cendana, National Sales Manager GMM, mengatakan hasil tahun ini sulit setara seperti tahun lalu. Target 2015 telah ditetapkan 1.000 unit, namun kemudian dipotong 15 persen mengikuti perkembangan pasar otomotif nasional. “Kelihatannya cukup berat, estimasi kita kemungkinan paling ideal rasanya sekitar 15 persen drop. Tahun lalu 1.000 unit, berarti sekitar 800 – 900 unit tahun ini,” papar Jonas di Jakarta, Rabu (2/7/2015). Meningkatnya nilai tukar dollar Amerika Serikat dengan rupiah diakui ikut menyulitkan bisnis, meski kebanyakan transaksi menggunakan mata uang Euro. Semua model Volkswagen di Indonesia diimpor utuh (CBU) dari Jerman.