KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berbagai ketidakpastian global masih menjadi tantangan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dunia termasuk Indonesia. Pertumbuhan ekonomi berbagai negara yang diperkirakan melambat pun mengakibatkan perdagangan dunia tak begitu kuat. Akibat melemahnya volume perdagangan, Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan, defisit neraca perdagangan tahun ini masih berpotensi melebar dibandingkan tahun lalu yang tercatat defisit sebesar US$ 8,57 miliar. "Walaupun kuartal I hanya defisit US$ 190 juta, tetapi potensi defisit saat ini bisa lebih besar bila kita melihat volume perdagangan dunia," ujar Susiwijono, Rabu (24/4).
Volume perdagangan dunia lesu, defisit neraca dagang berpotensi melebar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berbagai ketidakpastian global masih menjadi tantangan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dunia termasuk Indonesia. Pertumbuhan ekonomi berbagai negara yang diperkirakan melambat pun mengakibatkan perdagangan dunia tak begitu kuat. Akibat melemahnya volume perdagangan, Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan, defisit neraca perdagangan tahun ini masih berpotensi melebar dibandingkan tahun lalu yang tercatat defisit sebesar US$ 8,57 miliar. "Walaupun kuartal I hanya defisit US$ 190 juta, tetapi potensi defisit saat ini bisa lebih besar bila kita melihat volume perdagangan dunia," ujar Susiwijono, Rabu (24/4).