Volume Transaksi BSI Agen Tembus Rp 82 Triliun pada 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) atau BSI siap mendorong perluasan layanan inklusi hingga pelosok negeri melalui layanan e-channel BSI Agen yang jumlahnya lebih dari 127.000 agen.

Didominasi di berbagai wilayah di antaranya Palembang, Aceh, Surabaya dan Nusa Tenggara.

BSI Agen merupakan perpanjangan tangan BSI dalam memberikan layanan perbankan dan keuangan syariah tanpa kantor (branchless banking).


Channel ini memiliki peran sentral dalam memberikan layanan perbankan dan keuangan syariah, khususnya bagi masyarakat yang masih jauh dari layanan kantor cabang perseroan.

Baca Juga: Bank BPD DIY Catatkan Transaksi Bisnis Agen Capai Rp 43,1 Miliar hingga Agustus 2025

Sepanjang 2025, volume transaksi BSI Agen mencapai Rp82 Triliun, naik 38,26% (YoY). Setiap tahunnya jumlah BSI Agen mengalami peningkatan rata-rata sekitar 5%.

Angka ini meningkat seiring dengan keinginan masyarakat untuk menjadi BSI Agen yang bisa menjadi sumber pendapatan tambahan.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menjelaskan, bahwa perseroan berkomitmen terus menambah jumlah BSI Agen karena minat masyarakat bertransaksi keuangan syariah yang meningkat.

 
BRIS Chart by TradingView

"Langkah ini juga sejalan dengan upaya perseroan untuk memperdalam penetrasi literasi dan inklusi perbankan syariah melalui sebaran BSI Agen yang semakin masif di seluruh Indonesia," ucap Anton dalam siaran pers, Rabu (25/2).

Baca Juga: Jumlah BSI Agen Meningkat 16,82% Jadi 125.000 hingga Agustus 2025

Untuk layanan, BSI Agen dapat melayani transaksi tarik, setor dan transfer rekening BSI juga bank lain. Selain itu ada pula layanan pembelian, pembayaran, top up e-wallet, referensi gadai dan cicil emas, hingga pembukaan maupun pelunasan pembayaran ibadah haji.

Keberadaan BSI Agen juga memberikan manfaat positif menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pembukaan lapangan kerja baru, yaitu profesi sebagai agen laku pandai.

"BSI berkomitmen memperluas layanan hingga pelosok negeri dan mendorong kesejahteraan masyarakat melalui BSI Agen. Rata-rata pendapatan BSI Agen kisaran Rp1-2juta jika transaksinya lebih dari 800 transaksi/ bulan", ujarnya.

"Agen yang sudah beroperasi rata-rata adalah toko sembako atau toko penjual pulsa. Ini menandakan BSI Agen bisa diadopsi oleh beragam kalangan masyarakat. Bagi masyarakat yang sudah memiliki usaha persyaratan sangat mudah menjadi BSI Agen dengan mendaftar melalui kantor cabang BSI. Setelah bergabung, BSI Agen akan mendapat keuntungan penghasilan tambahan dari fee setiap transaksi nasabah” tutupnya.

Baca Juga: BI Prediksi Volume Transaksi Pembayaran Digital Capai 147,3 Miliar pada 2030

Untuk mengoptimalkan layanan BSI Agen, Perseroan menyelenggarakan program Refferal Pembukaan Rekening Emas BSI yang diadakan mulai periode November - Desember 2025. Pada periode ini, hadiah Utama umrah jatuh kepada BSI Agen Pondok Pesantren Yaspida.

"Keberhasilan ini menunjukkan peran strategis BSI Agen tidak hanya sebagai penyedia layanan transaksi keuangan, tetapi juga sebagai mitra BSI dalam mengenalkan berbagai produk unggulan, salah satunya Rekening Emas BSI, kepada masyarakat," imbuhnya.

Selanjutnya: Izin Usaha Dicabut, LPS Tengah Fokus Tangani BPR Prima Master Bank

Menarik Dibaca: Promo 1 Hari Superindo Spesial Gajian 25 Februari 2026, Diskon 40% & Beli 1 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News