Volume Transaksi Mandiri Agen Tahun Ini Ditargetkan Capai Rp 91 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis Laku Pandai yang dikelola PT Bank Mandiri terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, seiring dengan program awareness dan edukasi yang terus didorong.

Hal ini tercermin dari total jaringan Mandiri Agen tercatat mencapai kurang lebih 100.000 agen yang di antaranya sebanyak 22.300 Mandiri Agen merupakan agen-agen yang berperan aktif dalam aktivitas program Pemerintah yaitu Bansos PKH, Bantuan Sembako & Kartu Tani. 

Selama Tahun 2022 (YTD) frekuensi transaksi Mandiri Agen mencapai 73 juta transaksi dengan sales volume mencapai Rp 89 triliun. Realisasi tersebut tumbuh sekitar 5% bila dibandingkan periode yang sama di tahun 2021. 


SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso  menjelaskan, transaksi keagenan Mandiri Agen sepanjang tahun 2022, menghasilkan fee base income baik untuk Bank maupun Mandiri Agen, dengan pertumbuhan 5% secara YoY.

Baca Juga: Menteri Teten Bahas Usulan Penghapusan Tagihan Kredit Macet UMKM di Perbankan

"Dengan semangat sharing economy untuk memberikan manfaat secara optimal kepada agen, sampai dengan saat ini komposisi sharing fee transaksi lebih besar untuk agen," kata Josephus kepada kontan.co.id. 

Di sisi lain, realisasi penghimpunan dana masyarakat melalui Mandiri Agen Desember 2022 telah mencapai Rp 14,3 triliun atau tumbuh 24% secara YoY. Sementara penyaluran kredit mikro selama Tahun 2022 yang diperoleh melalui referral dari Mandiri Agen telah mencapai  Rp 3,1 triliun dengan tujuan penggunaannya untuk pengembangan usaha.

"Target transaksi Mandiri Agen untuk tahun 2023 adalah 83 juta transaksi dengan sales volume sebesar Rp 91 triliun," ucapnya.

Josephus menjelaskan, bahwa Mandiri Agen masih tetap akan memberikan prospek yang positif ke depannya. Mandiri Agen yang merupakan Agen Laku Pandai Bank Mandiri menjadi salah satu perpanjangan tangan layanan perbankan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. 

Layanan Mandiri Agen fokus pada penyediaan akses kepada masyarakat yang membutuhkan produk dan layanan Bank Mandiri seperti layanan transaksi perbankan, layanan transaksi pembayaran, produk tabungan dan produk kredit mikro dengan mekanisme referral

Peran utama dari Mandiri agen adalah menjadi bagian dari program pemerintah dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan, khususnya masyarakat yang belum mengenal dan belum menggunakan atau mendapatkan layanan perbankan karena bertempat tinggal di lokasi yang relatif jauh dari kantor cabang.

Baca Juga: Volume Transaksi Layanan Pengelolaan Kas Bank Muamalat Tumbuh 54% di 2022

Menurutnya, peningkatan jumlah transaksi di Mandiri Agen ke depannya akan didorong salah satunya oleh penambahan jumlah Mandiri Agen, program pengembangan skill dan knowledge Mandiri Agen, serta program reward untuk Mandiri Agen yang telah aktif melakukan transaksi. 

Untuk mempermudah layanan Laku Pandai oleh Mandiri Agen, Bank Mandiri telah menghadirkan inovasi digitalisasi layanan Laku Pandai dengan penggunaan Aplikasi Mandiri Agen untuk kemudahan bertransaksi dan memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi