Volume Transaksi QRIS BCA Meningkat Sampai 153% di Maret 2024



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) melihat adanya tren kenaikan transaksi menggunakan pembayaran digital yang terus tumbuh pesat. Khususnya transaksi via QRIS yang saat ini menjadi preffered option bagi masyarakat.

Hal serupa juga dirasakan Bank BCA. Bank ini mencatat hingga Maret 2024, total volume transaksi QRIS BCA meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan hingga Maret 2024, total volume transaksi QRIS Bank BCA meningkat sebesar 153% dibandingkan periode sama tahun 2023.


“Volume transaksi QRIS yang diproses sistem BCA meningkat 153% dibanding dengan periode sama pada tahun sebelumnya. Sementara, untuk nilai transaksi mencapai Rp 41,6 triliun hingga Maret 2024, atau meningkat 156% YoY,” ujar Hera.

Baca Juga: BTN Catat Jumlah Transaksi QRIS Capai 2 Juta Transaksi Per Maret 2024

Hera menyebut, BCA turut mendukung kebijakan regulator melalui penyediaan infrastruktur pembiayaan QRIS guna mempermudah transaksi pembayaran masyarakat Indonesia.

depan Hera tidak menyebut dengan rinci besaran proyeksi pertumbuhan transaksi maupun share volume transaksi melalui QRIS BCA. Namun, BCA berharap transaksi QRIS BCA dapat terus tumbuh sejalan dengan kembali bangkitnya aktivitas perekonomian masyarakat.

Adapun serangkaian strategi yang dilakukan BCA untuk mengejar pertumbuhan tersebut di antaranya dengan cara berekspansi di fitur QRIS cross border sebagai bagian dari upaya memenuhi kebuhan transaksi nasabah di luar negeri.

“Saat ini, negara yang bisa mendukung transaksi QRIS Cross Border ini adalah Thailand, Malaysia, dan Singapura,” kata Hera.

BCA juga telah menyesuaikan limit untuk melakukan transaksi harian QRIS pembayaran gabungan mencapai Rp 25.000.000 yang sebelumnya mengikuti limit harian kartu debit.

Baca Juga: Resmi! QRIS Sudah Bisa Digunakan di Brunei Darussalam dan Laos

Hera menambahkan, dengan transaksi QRIS Cross Border via BCA mobile, nominal transaksi akan dikonversikan otomatis sesuai dengan kurs BCA yang kompetitif.

Ke depannya, untuk memperluas penggunaan QRIS, BCA akan meningkatkan akuisisi merchant QRIS, termasuk melalui aplikasi Merchant BCA dan melalui layanan API QRIS. Selain itu, BCA juga akan terus menambahkan fasilitas QRIS Dinamis pada EDC merchant-merchant BCA.

“BCA juga telah menawarkan berbagai alternatif solusi pembayaran untuk merchant-merchant yang bermitra dengan BCA, yaitu melalui penyediaan QRIS Statis dan QRIS Dinamis melalui ratusan ribu mesin EDC yang BCA sediakan kepada para mitra merchant BCA,” imbuh Hera. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat