Volvo lakukan uji jatuh pada mobil produksinya, ini tujuannya



KONTAN.CO.ID - STOCKHOLM. Pabrikan mobil asal Swedia, Volvo membuat sebuah simulasi uji kecelakaan yang tidak biasa. Ini merupakan uji jatuh terhadap mobil Volvo dari ketinggian 30 meter.  

Simulasi uji jatuh tersebut merupakan uji keselamatan terbaru yang melibatkan 10 kendaraan Volvo yang berbeda.

Melansir dari Caranddriver.com, Volvo tidak hanya menjatuhkan mobil ini untuk mengumpulkan jutaan penayangan video.


Sebaliknya, mereka melakukan uji coba tersebut dalam kemitraan dengan salah satu perusahaan riset di Swedia, untuk mempelajari cara mengeluarkan orang dari mobil yang rusak total dalam waktu sesingkat mungkin. 

Volvo mengklaim, simulasi menjatuhkan sebuah mobil ini turut bermanfaat untuk para perancang dan insinyur mereka dalam menciptakan kembali kendaraan terkuat yang pernah ada.

Baca Juga: Selamat Sempurna (SMSM) siap pasok komponen mobil listrik?

Volvo mengatakan, kondisi penurunan mobil ke titik gravitasi adalah cara yang terbaik dalam memahami, bagaimana kendaraan hancur dalam sebuah kecelakaan.

Dalam situasi ekstrim, uji jatuh untuk melihat simulasi penumpang mobil dalam memahami cara yang terbaik guna menyelamatkan diri.

Sebuah penelitian membuktikan, seorang penumpang cenderung berada dalam kondisi yang cukup terdesak dan tidak mampu mencari sebuah jalan keluar dengan baik.

Selain itu, Volvo mengklaim, uji jatuh itu akan menjadi sebuah bahan perencanaan jangka panjang perusahaan.

Volvo memberikan pengakuan, uji jatuh ini dapat memberikan sebuah temuan baru untuk memperbaiki sistem keamanan mobil mereka. Sehingga, Volvo mampu kembali fokus untuk memperbaiki kualitas mobil rilisan terbarunya di masa depan.

Baca Juga: Mantap! Rencana Tesla untuk bangun pabrik baterai di Indonesia segera terealisir

Volvo telah membuktikan, mobil produksinya, Volvo XC60 dan XC90 diklaim menjadi mobil teraman di dunia pada 2018. Salah satu rahasia Volvo adalah penggunaan teknologi Autonomous Emergency Braking (AEB) sebagai sistem pengereman mobil secara otomatis.

Teknologi milik Volvo tersebut diklaim sangat efektif untuk mengurangi terjadinya cedera dan kerusakaan saat terjadi kecelakaan.

Selanjutnya: Modenas, motor nasional Malaysia siap luncurkan skuter matik pesaing Yamaha XMax