KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 menurunkan posisi uang kartal yang diedarkan (UYD) pada Mei 2020. Bank Indonesia (BI) mencatat, UYD pada bulan tersebut tercatat Rp 198,6 triliun atau menyusut 6,06% yoy. "Ini sejalan dengan menurunnya permintaan uang akibat kegiatan ekonomi yang melemah maupun dampak penundaan cuti bersama Idul Fitri akibat Covid-19," kata Gubernur BI Perry Warjiyo, Kamis (18/6) via video conference. Baca Juga: BI pangkas suku bunga, ekonom BCA: Saat ini yang penting efektivitas kebijakan fiskal
Wabah corona meluas, permintaan uang kartal pun ikut lemas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 menurunkan posisi uang kartal yang diedarkan (UYD) pada Mei 2020. Bank Indonesia (BI) mencatat, UYD pada bulan tersebut tercatat Rp 198,6 triliun atau menyusut 6,06% yoy. "Ini sejalan dengan menurunnya permintaan uang akibat kegiatan ekonomi yang melemah maupun dampak penundaan cuti bersama Idul Fitri akibat Covid-19," kata Gubernur BI Perry Warjiyo, Kamis (18/6) via video conference. Baca Juga: BI pangkas suku bunga, ekonom BCA: Saat ini yang penting efektivitas kebijakan fiskal