KONTAN.CO.ID - BEIJING. Wabah virus corona yang mematikan di Wuhan, China menjadi salah satu ujian terbesar kepemimpinan delapan tahun Presiden China Xi Jinping. Penyebaran cepat penyakit ini, yang pertama kali terdeteksi pada akhir Desember tahun lalu, mendorong pemerintah China menempatkan pusat kota dan daerah sekitar Wuhan di bawah isolasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan membatasi jutaan penduduk ke rumah mereka. Sejak tindakan drastis diumumkan pada 23 Januari 2020 lalu, kemarahan telah tumbuh di media sosial China. Al Jazeera melaporkan, beberapa pihak menuduh pemerintah menahan informasi dari masyarakat dan lambat bereaksi ketika virus corona pertama kali terdeteksi.
Wabah virus corona belum terbendung, akankah mengusik kekuasaan Xi Jinping?
KONTAN.CO.ID - BEIJING. Wabah virus corona yang mematikan di Wuhan, China menjadi salah satu ujian terbesar kepemimpinan delapan tahun Presiden China Xi Jinping. Penyebaran cepat penyakit ini, yang pertama kali terdeteksi pada akhir Desember tahun lalu, mendorong pemerintah China menempatkan pusat kota dan daerah sekitar Wuhan di bawah isolasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan membatasi jutaan penduduk ke rumah mereka. Sejak tindakan drastis diumumkan pada 23 Januari 2020 lalu, kemarahan telah tumbuh di media sosial China. Al Jazeera melaporkan, beberapa pihak menuduh pemerintah menahan informasi dari masyarakat dan lambat bereaksi ketika virus corona pertama kali terdeteksi.