Waduh, impor China anjlok lagi



BEIJING. Tingkat impor China terus melorot. Data yang dirilis pemerintah China menunjukkan, pada September lalu, tingkat impor China anjlok 17,7%. Pada Agustus lalu, penurunan impor China mengalami penurunan 14,3%. Dengan demikian, penurunan impor sudah terjadi selama 11 bulan berturut-turut.

Sedangkan tingkat ekspor China turun 1,1% pada September. Lebih kecil dibanding penurunan Agustus lalu yang mencapai 6,1%. Kondisi ini menyebabkan neraca perdagangan China surplus dengan nilai sebesar 376,2 miliar yuan atau setara dengan US$ 59,4 miliar.

Penurunan impor merefleksikan penurunan harga komoditas pada tahun ini. Dari sisi ekspor, penurunan yang moderat menunjukkan indikasi pertama bahwa kebijakan pelemahan yuan yang mengejutkan oleh bank sentral China pada Agustus lalu mendongkrak daya saing produk mereka.


"Tidak ada sinyal hijau dari data yang ada. Pasar menunggu kejutan lain dari China. Meski demikian, data yang dirilis hari ini mendukung pandangan mengenai China jangka panjang. Saya memprediksi terjadinya koreksi pada pasar saham dalam jangka pendek," jelas Zhou Hao, senior economist Commerzbank AG di Singapura.