NEW YORK. Sejumlah analis meramal, harga emas masih akan terpapas pada tahun ini. Menurut Direktur Marketfield Asset Management Michael Shaoul, harga emas akan tergerus 20% menjadi US$ 1.300 per troy ounce pada tahun ini setelah jatuh di bawah level support yakni US$ 1.520 per troy ounce. Dia beralasan, posisi emas saat ini bukan menjadi alternatif investasi selain mata uang."Satu hal yang tidak akan dilakukan pemerintah dunia adalah membiarkan investor menumpuk kekayaannya dalam bentuk emas jika sistem mata uang kolaps," jelas Shaoul. Dia menambahkan, merupakan hal yang mudah bagi pemerintah dunia untuk menahan emas dan mengeluarkan aturan pelarangan kepemilikan emas dalam portofolio institusi. Sekadar informasi, harga emas sudah jatuh 10% dalam kurun waktu empat bulan yang berakhir 31 Maret. Salah satu penyebabnya yakni kian memburuknya krisis utang Eropa sehingga mendorong trader lebih memilih untuk mengempit dollar AS sebagai investasi haven. Harga emas sendiri sudah mencatatkan reli selama 11 tahun berturut-turut. Harga rekor tertinggi emas tercipta pada September 2011 di level US$ 1.923,70 per troy ounce. Catatan saja, harga kontrak emas untuk pengantaran Agustus naik 20 sen menjadi US$ 1.619,60 di Comex, New York. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Wah, harga emas diprediksi anjlok 20% ke US$ 1.300
NEW YORK. Sejumlah analis meramal, harga emas masih akan terpapas pada tahun ini. Menurut Direktur Marketfield Asset Management Michael Shaoul, harga emas akan tergerus 20% menjadi US$ 1.300 per troy ounce pada tahun ini setelah jatuh di bawah level support yakni US$ 1.520 per troy ounce. Dia beralasan, posisi emas saat ini bukan menjadi alternatif investasi selain mata uang."Satu hal yang tidak akan dilakukan pemerintah dunia adalah membiarkan investor menumpuk kekayaannya dalam bentuk emas jika sistem mata uang kolaps," jelas Shaoul. Dia menambahkan, merupakan hal yang mudah bagi pemerintah dunia untuk menahan emas dan mengeluarkan aturan pelarangan kepemilikan emas dalam portofolio institusi. Sekadar informasi, harga emas sudah jatuh 10% dalam kurun waktu empat bulan yang berakhir 31 Maret. Salah satu penyebabnya yakni kian memburuknya krisis utang Eropa sehingga mendorong trader lebih memilih untuk mengempit dollar AS sebagai investasi haven. Harga emas sendiri sudah mencatatkan reli selama 11 tahun berturut-turut. Harga rekor tertinggi emas tercipta pada September 2011 di level US$ 1.923,70 per troy ounce. Catatan saja, harga kontrak emas untuk pengantaran Agustus naik 20 sen menjadi US$ 1.619,60 di Comex, New York. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News