JAKARTA. Walaupun kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti premium baru sebatas wacana oleh pemerintah pusat, tapi Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Gorontalo ternyata sudah duluan melakukannya. Pemda memutuskan untuk membatasi pemakaian BBM bersubsidi, mulai hari ini (26/1). Mochamad Harun, Vice President Corporate Communication Pertamina, mengungkapkan, pemberlakuan kebijakan pembatasan BBM itu hanya berlaku di selingkar wilayah Gorontalo saja. “Itu kebijakan daerah yang bertujuan agar BBM bersubsidi tidak dikonsumsi oleh industri,” kata Harun kepada KONTAN di Jakarta (26/1). Harun bilang, kesepakatan pembelian BBM oleh Pemerintah Daerah itu untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi jatuh kepada tangan yang tepat. “Jangan sampai banyak orang membeli BBM bersubsidi untuk kebutuhan industri pertambangan atau industri lainnya,” terang Harun menceritakan ihwal dari pembatasan BBM di Gorontalo itu.
Wah! Hari ini Gorontalo sudah duluan membatasi BBM
JAKARTA. Walaupun kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti premium baru sebatas wacana oleh pemerintah pusat, tapi Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Gorontalo ternyata sudah duluan melakukannya. Pemda memutuskan untuk membatasi pemakaian BBM bersubsidi, mulai hari ini (26/1). Mochamad Harun, Vice President Corporate Communication Pertamina, mengungkapkan, pemberlakuan kebijakan pembatasan BBM itu hanya berlaku di selingkar wilayah Gorontalo saja. “Itu kebijakan daerah yang bertujuan agar BBM bersubsidi tidak dikonsumsi oleh industri,” kata Harun kepada KONTAN di Jakarta (26/1). Harun bilang, kesepakatan pembelian BBM oleh Pemerintah Daerah itu untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi jatuh kepada tangan yang tepat. “Jangan sampai banyak orang membeli BBM bersubsidi untuk kebutuhan industri pertambangan atau industri lainnya,” terang Harun menceritakan ihwal dari pembatasan BBM di Gorontalo itu.