Diabetes merupakan salah satu penyakit yang bersifat long life dan punya risiko menimbulkan komplikasi penyakit lain. Salah satunya ada komplikasi kronik pada kaki yang disebut kaki diabetik. Risiko paling ditakuti adalah tindakan amputasi anggota tubuh demi menghindari penyebaran luka. Dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Wismandari, menjelaskan, amputasi dilakukan karena biasanya pasien yang datang berobat sudah dalam kondisi luka kronis. "Padahal amputasi itu bisa dicegah dan bisa dihindari asal penyandang diabetes mau mengedukasi dirinya sendiri," jelas Wismandari. Wismandari bilang, selain mengatur kadar gula darah, penyandang diabetes juga harus rajin merawat dan membersihkan kaki demi menghindari luka. Kaki atau kulit penyandang diabetes biasanya menjadi baal alias mati rasa. Nah, seringkali dia tak merasakan bila kakinya tertusuk sesuatu. "Tahu-tahu sudah ada luka," jelasnya.
Wajib beralas kaki dan ekstrahati-hati agar tak luka
Diabetes merupakan salah satu penyakit yang bersifat long life dan punya risiko menimbulkan komplikasi penyakit lain. Salah satunya ada komplikasi kronik pada kaki yang disebut kaki diabetik. Risiko paling ditakuti adalah tindakan amputasi anggota tubuh demi menghindari penyebaran luka. Dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Wismandari, menjelaskan, amputasi dilakukan karena biasanya pasien yang datang berobat sudah dalam kondisi luka kronis. "Padahal amputasi itu bisa dicegah dan bisa dihindari asal penyandang diabetes mau mengedukasi dirinya sendiri," jelas Wismandari. Wismandari bilang, selain mengatur kadar gula darah, penyandang diabetes juga harus rajin merawat dan membersihkan kaki demi menghindari luka. Kaki atau kulit penyandang diabetes biasanya menjadi baal alias mati rasa. Nah, seringkali dia tak merasakan bila kakinya tertusuk sesuatu. "Tahu-tahu sudah ada luka," jelasnya.