JAKARTA. Pengamat politik Nico Harjanto menilai, enam bulan merupakan waktu yang ideal bagi Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi kinerja para menteri Kabinet Kerja. Masa kerja selama enam bulan dianggap tepat untuk dijadikan tolok ukur kinerja. "Isu reshuffle mendapat momentum yang tepat. Waktu enam bulan ini seharusnya sudah bisa menjadi tolak ukur keberhasilan menteri-menteri menjalankan tugasnya," ujar Nico, saat ditemui, Selasa (14/4/) di Jakarta. Nico mengatakan, dalam periode enam bulan ini, Jokowi dapat mengukur siapa saja menteri-menteri yang tidak cocok pada kementerian yang dipimpinnya. Selain kinerja, evaluasi juga harus dilakukan terhadap menteri yang sering menimbulkan kontroversi dan melakukan blunder.
Waktu 6 bulan dinilai ideal untuk evaluasi menteri
JAKARTA. Pengamat politik Nico Harjanto menilai, enam bulan merupakan waktu yang ideal bagi Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi kinerja para menteri Kabinet Kerja. Masa kerja selama enam bulan dianggap tepat untuk dijadikan tolok ukur kinerja. "Isu reshuffle mendapat momentum yang tepat. Waktu enam bulan ini seharusnya sudah bisa menjadi tolak ukur keberhasilan menteri-menteri menjalankan tugasnya," ujar Nico, saat ditemui, Selasa (14/4/) di Jakarta. Nico mengatakan, dalam periode enam bulan ini, Jokowi dapat mengukur siapa saja menteri-menteri yang tidak cocok pada kementerian yang dipimpinnya. Selain kinerja, evaluasi juga harus dilakukan terhadap menteri yang sering menimbulkan kontroversi dan melakukan blunder.