JAKARTA. Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) memberikan tenggat waktu 30 hari kepada pemerintah untuk merealisasikan 9 aspirasi dan tutuntan buruh yang sudah disampaikan, Jumat (2/5/2014) sore tadi ke perwakilan Istana Presiden. Lima perwakilan buruh diterima asisten deputi humas dan lembaga Kementerian Sekretaris Kabinet. Sedianya Menteri Sekretaris Kabinet, Dipo Alam akan menerima. Tapi, karena ada rapat di istana Bogor, Dipo menugaskan deputi humas. "Kami mendesak pemerintah soal upah layak yang kita perjuangkan, perumahan untuk buruh, dan soal kesehatan yang biayanya sangat mahal untuk buruh. Juga pendidikan buat anak buruh dan untuk rakyat Indonesia. Terus hapuskan outsourcing," tandas Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea saat berbincang dengan Tribunnews.com, di IRTI Monas, Jakarta, usai demonstrasi di depan Istana Negara, Jumat (2/5/2014).
Waktu pemerintah 30 hari penuhi 9 tuntutan buruh
JAKARTA. Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) memberikan tenggat waktu 30 hari kepada pemerintah untuk merealisasikan 9 aspirasi dan tutuntan buruh yang sudah disampaikan, Jumat (2/5/2014) sore tadi ke perwakilan Istana Presiden. Lima perwakilan buruh diterima asisten deputi humas dan lembaga Kementerian Sekretaris Kabinet. Sedianya Menteri Sekretaris Kabinet, Dipo Alam akan menerima. Tapi, karena ada rapat di istana Bogor, Dipo menugaskan deputi humas. "Kami mendesak pemerintah soal upah layak yang kita perjuangkan, perumahan untuk buruh, dan soal kesehatan yang biayanya sangat mahal untuk buruh. Juga pendidikan buat anak buruh dan untuk rakyat Indonesia. Terus hapuskan outsourcing," tandas Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea saat berbincang dengan Tribunnews.com, di IRTI Monas, Jakarta, usai demonstrasi di depan Istana Negara, Jumat (2/5/2014).