JAKARTA. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi menambah dakwaan kepada Walikota Palembang Romi Herton dan istrinya, Masyito. Selain dakwaan suap penanganan sengketa Pilkada Palembang di MK, Romi dan Masyito juga didakwa telah memberikan keterangan tidak benar secara sengaja saat sebagai saksi dalam persidangan. Dua orang suami istri itu juga didakwa melakukan pencucian uang dengan terdakwa Akil Mochtar. Keterangan tidak benar itu dilakukan pada persidangan yang berlangsung pada Maret 2014 di Pengadilan Tipikor Jakarta. Sebelum persidangan, Muhtar meminta Romi dan Masyito untuk memberi keterangan bahwa tidak mengenal Muhtar, termasuk Masyito tidak pernah datang dan menyerahkan uang ke Muhtar di BPD Kalbar terkait pengurusan sengketa Pilkada Kota Palembang di MK. Romi dan Masyito pun menyetujuinya.
Walikota Palembang didakwa beri keterangan palsu
JAKARTA. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi menambah dakwaan kepada Walikota Palembang Romi Herton dan istrinya, Masyito. Selain dakwaan suap penanganan sengketa Pilkada Palembang di MK, Romi dan Masyito juga didakwa telah memberikan keterangan tidak benar secara sengaja saat sebagai saksi dalam persidangan. Dua orang suami istri itu juga didakwa melakukan pencucian uang dengan terdakwa Akil Mochtar. Keterangan tidak benar itu dilakukan pada persidangan yang berlangsung pada Maret 2014 di Pengadilan Tipikor Jakarta. Sebelum persidangan, Muhtar meminta Romi dan Masyito untuk memberi keterangan bahwa tidak mengenal Muhtar, termasuk Masyito tidak pernah datang dan menyerahkan uang ke Muhtar di BPD Kalbar terkait pengurusan sengketa Pilkada Kota Palembang di MK. Romi dan Masyito pun menyetujuinya.