KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Rabu (22/4/2026), setelah Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran. Mengutip
Reuters, pada bel pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average naik 122,1 poin, atau 0,25% ke level 49.271,5. Indeks S&P 500 naik 38,9 poin, atau 0,55% ke level 7.102,91, sementara Indeks Nasdaq Composite naik 202,3 poin, atau 0,83% ke level 24.462,313. Trump mengatakan perpanjangan gencatan senjata tanpa batas waktu tersebut menyusul permintaan dari mediator Pakistan. Namun, blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran tetap berlaku, dan Iran menyita dua kapal di Selat Hormuz.
Baca Juga: Suku Bunga BI Tetap 4,75%, Saham Properti Masih Menarik? Sentimen
bullish menunjukkan pasar yang sangat ingin berpegang pada kabar baik, dan mencerminkan keyakinan investor bahwa terlepas dari kemunduran, perang akan diselesaikan di meja perundingan, bukan di medan perang. "Pada titik tertentu, reli ini akan berhenti. Tetapi saya rasa mayoritas investor sama sekali tidak merasakan hal itu," kata David Morrison, analis pasar senior di Trade Nation. Risiko lonjakan inflasi tetap ada, dengan harga minyak mendekati angka US$ 100 per barel. "Proses perdamaian tampak goyah lagi karena beberapa realitas sulit dari perang muncul ke permukaan," kata Kyle Rodda, analis pasar keuangan senior di Capital.com. "Risikonya adalah dinamika politik domestik Iran dan ketegangan strategis antara AS dan Iran -- belum lagi Israel -- mempertahankan inersia menuju eskalasi."
Laporan Pendapatan Mengangkat Sentimen
Investor juga mencermati serangkaian laporan triwulanan terbaru seiring dengan semakin intensifnya musim laporan pendapatan. Serangkaian laporan pendapatan yang kuat sejauh ini telah meyakinkan pasar tentang kesehatan konsumen AS, mesin pertumbuhan ekonomi. Estimasi EPS S&P 500 untuk tahun 2026 dan 2027 telah meningkat sebesar 4% sejak akhir Januari, menurut data dari Goldman Sachs. Saham GE Vernova naik 7,5% dalam perdagangan
pre market setelah produsen peralatan listrik tersebut menaikkan perkiraan pendapatan tahunannya. Saham produsen alat kesehatan Boston Scientific naik 1,3%.
Baca Juga: Wall Street Ditutup Melemah, Ketegangan AS-Iran Redam Optimisme Laba dan AI Saham United Airlines naik 1,2% setelah melaporkan pendapatan kuartal pertama. Saham produsen pesawat Boeing naik 3,9% setelah kerugian kuartalan yang lebih kecil dari perkiraan. Raksasa kendaraan listrik Tesla, pembuat chip Texas Instruments, dan Southwest Airlines akan melaporkan hasil keuangan setelah pasar tutup.
Saham Adobe naik 3,1% setelah mengumumkan program pembelian kembali saham senilai hingga $25 miliar. Saham Seagate melonjak 3,8% setelah Barclays menaikkan peringkat perusahaan penyimpanan data tersebut menjadi "overweight". Saham-saham terkait kripto naik, dengan Coinbase Global dan Strategy masing-masing naik 4,5% dan 6,4%. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News