Wall Street jatuh sekitar 1% pasca serangan udara AS yang memanaskan Timur Tengah



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street merosot sekitar 1% pada pembukaan perdagangan Jumat (3/1) setelah serangan udara Amerika Serikat (AS) kembali memanaskan kondisi Timur Tengah. 

Investor memilih menjauh dari aset berisiko setelah serangan udara AS di Irak yang menewaskan seorang komandan Iran dan meningkatkan ketegangan geopolitik Timur Tengah.

Baca Juga: Semakin sore, harga emas spot terus melejit menjadi US$ 1.546,52 per ons troi


Mengutip Reuters, Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 315,47 poin, atau 1,09%, pada pembukaan menjadi 28.553,33. Indeks S&P 500 dibuka lebih rendah sebesar 31,49 poin, atau 0,97%, pada 3.226,36, sedangkan Indeks Nasdaq Composite turun 115,76 poin, atau 1,27%, menjadi 8.976,43 saat bel pembukaan.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei bersumpah untuk membalas dendam setelah Qassem Soleimani, kepala pasukan elit Iran Quds, terbunuh dalam serangan udara di Baghdad yang disahkan oleh Presiden Donald Trump.

Baca Juga: Terus melejit, harga emas spot hingga saat ini dikisaran US$ 1.541,86 per ons troi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli