KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks utama Wall Street naik pada Selasa (3/2/2026), setelah hasil kinerja Palantir Technologies mendorong optimisme terkait perdagangan berbasis kecerdasan buatan (AI), sementara investor bersiap menyambut gelombang laporan keuangan perusahaan sepanjang minggu ini. Palantir Technologies (PLTR.O) melonjak 8,6% setelah laporan kinerja yang positif menunjukkan permintaan kuat terhadap alat AI berstandar militer miliknya. Peningkatan belanja pertahanan Amerika Serikat turut mendongkrak penjualan triwulanan perusahaan. Sementara itu, Teradyne (TER.O) naik 7,8% setelah produsen peralatan pengujian chip ini mengeluarkan proyeksi kuartal pertama yang kuat, seiring gelombang investasi terkait AI ketika perusahaan teknologi besar menanamkan dana miliaran dolar untuk ekspansi pusat data.
“Laba (Palantir) jelas membantu menghidupkan kembali perdagangan AI pagi ini,” ujar John Campbell, manajer portofolio senior di Allspring Global Investments.
Baca Juga: Wall Street Naik, S&P 500 Mendekati Rekor Didukung Lonjakan Kinerja Produsen Chip Di sisi lain, Alphabet (GOOGL.O) naik 0,8% setelah mencatat rekor tertinggi pada sesi sebelumnya, sementara Amazon (AMZN.O) bertambah 0,6%. Kedua perusahaan teknologi besar yang termasuk dalam “Magnificent Seven” ini dijadwalkan akan melaporkan kinerja mereka akhir minggu ini, memberikan pandangan bagi investor mengenai perlombaan komersialisasi AI. Advanced Micro Devices (AMD.O) dan pembuat server Super Micro Computer (SMCI.O), yang juga dijadwalkan melaporkan setelah penutupan pasar, tercatat mengalami kenaikan. Indeks Philadelphia Semiconductor (.SOX) naik 0,7%. “Pasar saat ini relatif mahal dan ekspektasi sangat tinggi. Jadi ada banyak sektor, terutama terkait AI, yang sudah dihargai seolah sempurna. Ini membuat lingkungan pasar agak sensitif,” tambah Campbell. Hasil laporan laba dari perusahaan teknologi terbesar menunjukkan fokus investor yang meningkat terhadap pengembalian dari rencana belanja modal yang tinggi. Pengeluaran untuk infrastruktur terkait AI meningkat tajam, menekan perusahaan untuk mengubah investasi menjadi hasil yang terukur yang dapat mendukung valuasi tinggi mereka. Di sisi lain, Walt Disney (DIS.N) pada Selasa menunjuk kepala taman hiburan Josh D’Amaro sebagai CEO baru, menempatkan sosok yang telah lama berkarier di dalam perusahaan dan mengakhiri ketidakpastian suksesi. Saham Disney turun 1,2%. Pada pukul 09:33 ET, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 0,24% ke 49.528,50, S&P 500 (.SPX) bertambah 0,07% menjadi 6.981,15, dan Nasdaq Composite (.IXIC) naik 0,12% ke 23.621,33.
Gelombang Laporan Keuangan
Sekitar seperempat perusahaan S&P 500 dijadwalkan melaporkan kinerja triwulanan minggu ini. Analis memperkirakan laba perusahaan tumbuh hampir 11% pada kuartal Desember, naik dari estimasi sekitar 9% di awal Januari, menurut data LSEG.
Baca Juga: Wall Street Dibuka Mix di Tengah Anjloknya Harga Logam Mulia PayPal (PYPL.O) memperkirakan laba 2026 di bawah estimasi, sehingga sahamnya turun 17,3%. Saham Pfizer (PFE.N) turun 4,4% meski melaporkan laba kuartal keempat di atas estimasi, sementara saham Merck (MRK.N) naik 3% setelah mengumumkan hasil triwulanan. PepsiCo (PEP.O) naik 1,7%, dengan perusahaan mengumumkan penurunan harga pada merek inti seperti Lay’s dan Doritos. Chipotle Mexican Grill (CMG.N), pembuat Cadbury Mondelez (MDLZ.O), dan produsen produk rumah tangga Clorox (CLX.N) dijadwalkan melaporkan setelah bel penutupan pasar. Di sisi makro, Dewan Perwakilan Rakyat AS akan mencoba mengesahkan kesepakatan pada hari ini untuk mengakhiri penutupan pemerintahan terbaru, yang kembali menunda rilis data ekonomi, termasuk laporan pekerjaan Januari yang semula dijadwalkan pada Jumat lalu.
Laporan JOLTS Selasa juga ditunda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News