KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street menguat lebih dari 1% pada hari Jumat dan Nasdaq membukukan kenaikan persentase kuartalan terbesar sejak Juni 2020, karena tanda-tanda pendinginan inflasi mendorong harapan Federal Reserve akan segera mengakhiri kenaikan suku bunga yang agresif. Melansir Reuters, Jumat (31/3), Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 415,12 poin, atau 1,26%, menjadi 33.274,15. Indeks S&P 500 naik 58,48 poin, atau 1,44%, menjadi 4.109,31 dan Nasdaq Composite bertambah 208,44 poin, atau 1,74%, menjadi 12.221,91. Indeks S&P 500 ditutup pada level tertinggi sejak 15 Februari dan membukukan kenaikan kuartal kedua berturut-turut, dipimpin oleh kenaikan 21,5% sektor teknologi pada kuartal pertama.
Baca Juga: Wall Street Menguat, Data Inflasi Mendorong Pelonggaran Kebijakan The Fed Kenaikan kuartalan terjadi meskipun ada aksi jual tajam di saham bank setelah runtuhnya dua bank regional awal bulan ini dan kekhawatiran tentang potensi krisis keuangan yang lebih besar. Sektor keuangan S&P 500 adalah sektor dengan kinerja terburuk kuartal ini, membukukan penurunan 6,1%, sedangkan indeks bank regional KBW (.KRX) turun 18,6% untuk periode tersebut. Laporan Departemen Perdagangan Jumat menunjukkan belanja konsumen AS naik moderat pada Februari sementara inflasi mereda. "Pasar ekuitas tampaknya senang dengan sedikit penurunan inflasi, sebagaimana mestinya. Ini menggarisbawahi bahwa kampanye Fed, pada kenyataannya, bekerja, meskipun lambat," kata Quincy Krosby, kepala strategi global di LPL Financial di Charlotte. , Karolina utara. Baca Juga: Wall Street Naik karena Ketakutan Krisis Bank Memudar, Fokus ke Data Inflasi (30/3) The Fed telah menaikkan suku bunga untuk mendinginkan inflasi. Ekspektasi untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan bulan Mei turun menjadi sekitar 50%, dengan kemungkinan tidak ada kenaikan yang terlihat. Pada bulan Maret, saham di pasar Amerika Serikat naik dengan kuat, terutama saham di sektor teknologi. Indeks Nasdaq mengalami kenaikan sebesar 6,7% dalam satu bulan tersebut. Sementara itu, pada kuartal pertama tahun ini, Nasdaq mengalami kenaikan sebesar 16,8%, yang merupakan kenaikan kuartalan terbesar sejak tiga bulan yang berakhir pada Juni 2020. Saham teknologi besar naik karena investor keluar dari bank dan imbal hasil Treasury AS mereda. Baca Juga: Wall Street Menguat, Saham Teknologi Jawara Saat Sektor Keuangan Tertekan