KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks utama Wall Street bergerak variasi alias mixed pada perdagangan Kamis (5/9), dengan indeks Nasdaq Composite dibuka melemah karena investor mengurai data pasar tenaga kerja yang beragam untuk mengukur besaran pemangkasan suku bunga Federal Reserve akhir bulan ini. Mengutip Reuters, pada bel pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average naik 81,4 poin, atau 0,20% menjadi 41.056,33. S&P 500 flat di level 5.520,08, sementara Nasdaq Composite turun 21,1 poin, atau 0,12% ke level 17.063,237. Data Departemen Tenaga Kerja menunjukkan jumlah warga Amerika yang mengajukan aplikasi baru tunjangan pengangguran mencapai 227.000 untuk minggu yang berakhir pada 31 Agustus, lebih rendah dari perkiraan 230.000 menurut para ekonom yang disurvei oleh Reuters.
Baca Juga: Wall Street Ditutup Sedikit Turun Rabu (4/9), Setelah Data Pasar Tenaga Kerja Di sisi lain, data Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan pengusaha swasta mempekerjakan jumlah pekerja paling sedikit dalam 3,5 tahun pada bulan Agustus dan data untuk bulan sebelumnya direvisi lebih rendah. Fokus investor kini akan tertuju pada data nonfarm payroll Agustus yang akan dirilis Jumat besok. Saham pertumbuhan megacap yang sensitif terhadap suku bunga seperti Nvidia turun 1,4%, sementara Microsoft dan Apple masing-masing kehilangan lebih dari 0,5% setelah data tersebut. Taruhan para pedagang untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Fed bulan September kini berada di angka 55%, menurut FedWatch Tool dari CME Group. Sedangkan taruhan untuk pemotongan 50 basis poin naik menjadi 45% dari 34% seminggu sebelumnya. "ADP yang jauh di bawah konsensus mengkhawatirkan dan Anda melihat kemungkinan kenaikan pemangkasan 50 bps, yang jelas meningkatkan ketakutan akan pertumbuhan di pasar," kata Ross Mayfield, ahli strategi investasi di Baird. Baca Juga: Nasdaq Tergelincir, S&P 500 Melemah di Tengah Kekhawatiran Pertumbuhan Ekonomi AS September secara historis merupakan bulan yang lemah bagi pasar saham AS, dengan indeks acuan S&P 500 turun sekitar 1,2% untuk bulan tersebut secara rata-rata sejak 1928.