Wall Street Tertekan pada Kamis (6/4) Jelang Libur Panjang



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street turun di awal perdagangan Kamis (6/4). Pasar saham turun karena laporan klaim pengangguran mingguan Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari perkiraan menunjukkan tanda-tanda yang berkembang bahwa kenaikan suku bunga yang cepat oleh Federal Reserve memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Kamis (6/4) pukul 20.57 WIB, Dow Jones Industrial Average turun 0,40% ke 33,351. Indeks S&P 500 turun 0,47% ke 4.070. Sedangkan Nasdaq Composite turun 0,68% ke 11.915.

Klaim awal untuk tunjangan pengangguran AS berada di 228.000 pekan lalu, menurut laporan baru Departemen Tenaga Kerja AS. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari proyeksi ekonom 200.000 di minggu terakhir.


Laporan terbaru menambah bukti pasar tenaga kerja yang mendingin setelah data gaji swasta dan lowongan kerja yang lemah awal pekan ini memicu harapan jeda kenaikan suku bunga. "Benteng terakhir ekonomi mulai melemah dan ini menandakan resesi," kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities di New York kepada Reuters.

Baca Juga: IHSG Turun 0,24% Sepekan, Ini Pemberat Pasar Saham Domestik

Fed fund futures Fedwatch CME Group menunjukkan peluang 62,5% dari bank sentral AS menghentikan kenaikan suku bunga pada bulan Mei. Ada peluang 51,3% dari penurunan suku bunga pada pertemuan Juli.

Semua mata sekarang akan tertuju pada laporan non-farm payrolls, yang diperkirakan meningkat sebesar 239.000 di bulan Maret. Prediksi ini turun dari 311.000 pekerjaan yang meningkat di bulan sebelumnya.

Saham teknologi dan pertumbuhan utama seperti Apple Inc, Tesla Inc, dan Nvidia Corp turun antara 0,9% dan 1,5% dalam perdagangan premarket. Melawan tren, harga saham Alphabet Inc naik 0,8% setelah laporan bahwa Kepala Eksekutif Google Sundar Pichai mengatakan akan menambahkan fitur kecerdasan buatan percakapan ke mesin pencarinya.

S&P 500 dan Nasdaq yang padat teknologi berada di jalur untuk mencatat penurunan mingguan untuk pertama kalinya dalam empat minggu. Pasar saham AS akan ditutup pada hari Jumat untuk liburan Jumat Agung.

Baca Juga: IHSG Melemah 0,39% Hari Ini (6/4), Net Buy Asing Mencapai Rp 646 Miliar

Pernyataan Presiden The Fed St. Louis James Bullard tentang ekonomi dan kebijakan moneter nanti malam juga akan dicermati untuk petunjuk kebijakan The Fed selanjutnya. Banyak bank besar AS akan memulai musim pendapatan kuartal pertama pekan depan. Periode rilis laporan keuangan ini akan memberi investor lebih banyak wawasan tentang kesehatan perusahaan AS.

Di antara pergerakan saham utama, AMC Entertainment Holdings Inc melonjak 13,6% setelah pengadilan AS menolak permintaan operator teater untuk mencabut pesanan status quo yang diperlukan untuk rencana konversi sahamnya. Harga saham preferen APE turun 11,1%. 

Harga saham Levi Strauss & Co turun 3,9% setelah produsen pakaian jadi itu membukukan penurunan laba kuartalan. Harga saham pengecer Costco Wholesale Corp turun 3% karena penjualan sebanding yang lemah di bulan Maret.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati