KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pameran permanen mainan anak terbesar di Indonesia, "Indonesia Toys Paradise",tengah digelar di Surabaya. Pameran ini diharapkan dapat mendorong kompetisi yang sehat antara produk lokal dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan produk impor. Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga mengatakan bahwa UMKM di Indonesia saat ini berjumlah sekitar 65 juta unit, yang menyumbang sekitar 60,51% dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, dengan nilai mencapai Rp 9.580 triliun.
Baca Juga: Jokowi Buka Indonesia-Africa Forum 2024 di Bali Hari Ini Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung pengembangan UMKM, termasuk dalam sektor industri mainan anak, selama sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. "Kami berharap pengembangan yang telah dirintis melalui pameran ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut dan berkembang ke level yang lebih tinggi," ujar Jerry dalam keterangan tertulis, Selasa (3/9). CEO Tritunggal Abadi Jaya Indonesia (TAJI), Hardy Pangdani, juga menambahkan bahwa industri mainan anak di Indonesia menunjukkan perkembangan yang positif. Pameran ini, menurutnya, adalah bentuk dukungan terhadap industri dalam negeri agar lebih maju dan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja, mengingat industri mainan merupakan sektor padat karya. Indonesia Toys Paradise juga menekankan empat pilar dalam aktivitasnya, yaitu Kolaborasi Hexa-Helix yang melibatkan industri, pemerintah, perguruan tinggi, media, komunitas, serta aspek hukum dan regulasi.
Baca Juga: Wamendag Jerry: Surplus Perdagangan Terjaga, Indonesia Percaya Diri di Pasar Global Empat pilar ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat UMKM mainan anak di Indonesia. Direktur Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Padmoyo Tri Wikanto, menjelaskan bahwa Bea dan Cukai akan memberikan dukungan melalui insentif fiskal dan penyediaan kawasan khusus untuk memfasilitasi industri mainan.
Dengan semangat "Tumbuh dan Berkembang Bersama," Indonesia Toys Paradise diharapkan dapat menjadi katalisator utama dalam mendorong inovasi, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
Baca Juga: Wamendag Jerry: Generasi Muda Harus Cakap Digital untuk Tangkap Peluang Ekspor Pameran ini sebagai komitmen Indonesia dalam membangun industri mainan anak yang berkelanjutan dan kompetitif. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News Editor: Noverius Laoli