KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mulai memetakan sejumlah sektor yang dinilai dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi untuk mengejar target pertumbuhan pada kuartal IV 2026 dan tahun 2027.
Pariwisata dan industri pengolahan menjadi dua sektor yang masuk dalam bidikan pemerintah. Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Perekonomian Drajad Hari Wibowo mengatakan pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah sumber pertumbuhan yang akan didorong untuk mendukung pencapaian target ekonomi ke depan.
"Sumber-sumber pertumbuhan itu sudah diidentifikasi. Jadi kita mengidentifikasi beberapa sumber pertumbuhan supaya target pertumbuhan kuartal keempat tahun 2026 dan kemudian pertumbuhan 2027 bisa tercapai," ujar Drajad di Kemenko Perekonomian, Rabu (7/10/2026). Drajad menyebut pariwisata menjadi salah satu sektor yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi. Selain itu, industri pengolahan juga dinilai memiliki potensi untuk didorong lebih lanjut.
Baca Juga: Drajad Wibowo Jadi Wamenko Perekonomian, Fokus Dorong Ekonomi Desil Rendah "Pariwisata, itu salah satu yang bisa menjadi sumber. Kemudian industri pengolahan itu juga bisa jadi salah satu sumber pertumbuhan," katanya. Menurut Drajad, pengembangan sektor-sektor tersebut akan berjalan beriringan dengan upaya pemerintah mengurangi berbagai hambatan yang dihadapi dunia usaha. Ia mengatakan peran swasta sangat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, pelaku usaha masih menghadapi sejumlah bottleneck atau hambatan, baik dalam investasi maupun kegiatan operasional. "Saya sekarang membantu Pak Menko (Airlangga Hartarto) untuk supaya hambatan-hambatan bagi swasta, baik untuk investasi, baik untuk operasi mereka, itu bisa kita kurangi. Entah itu hambatan perizinan, entah itu hambatan ketidaksinkronan kebijakan dan sebagainya," jelas Drajad.
Baca Juga: PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,4, Tertinggi dalam 7 Bulan Selain pariwisata dan industri pengolahan, pemerintah juga menyiapkan berbagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mulai dari stimulus, standardisasi hingga pemanfaatan statistik. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2027 mencapai 6%. Drajad optimistis target tersebut dapat tercapai, bahkan terbuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
"Kita manfaatkan untuk mendorong pertumbuhan supaya bisa tahun 2027 target 6% tercapai. Mudah-mudahan bisa lebih," kata Drajad. "Rasanya sih kalau melihat apa yang sedang kita siapkan, kalau kita bekerja keras, kerja cepat, dan kerja cerdas, itu insyaAllah mungkin malah bisa sedikit lebih dari 6%," imbuhnya.
Baca Juga: Investasi Pariwisata Tembus Rp73,56 Triliun, Pemerintah Bidik 13 Destinasi Prioritas Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News