Warren Buffett beberkan alasan tak bagikan sisa kekayaan ke anak-anaknya



KONTAN.CO.ID - CEO Berskhire Hathaway, Warren Buffett, memastikan tidak akan membagikan kekayaan US$ 100 miliarnya atau setara Rp 1.445 triliun (kurs Rp 14.450), yang tersisa, kepada anak-anaknya. Buffett berencana menyumbangkan kekayaannya itu untuk filantropi. 

Menurutnya, tidak umum terjadi Amerika Serikat (AS) menurunkan kekayaan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Lalu apa yang akan dilakukan Buffett dengan sisa kekayaan yang mencapai US$ 100 miliar itu? Buffett mengatakan, kekayaan itu akan dibagikan untuk tujuan filantropi. Menurutnay perbuatan memberi itu merupakan perbuatan termudah di dunia.


"Memberi itu tidak menyakitkan dan mungkin mengarah pada kehidupan yang lebih baik bagi Anda dan anak-anak Anda," ujar Buffett seperti dilansir CBNC.

Baca Juga: Kiat Sukses Di Berbagai Hal dari Warren Buffett, Sang Peramal dari Omaha

Kendati tidak membagikan kekayaannya kepada anak-anaknya, bukan berarti Buffett belum memberikan sebagian kekayaannya kepada mereka. Buffett mengatakan saat ini anak-anaknya juga mengikuti jejaknya memiliki yayasan untuk tujuan filantropi.

Setiap yayasan anak-anaknya ini telah menerima pendanaan dari Buffett senilai US$ 2 miliar seperti ditulis Washington Post pada 2014.

dalam catatan Buffett mengumumkan bahwa ia telah menyumbangkan saham Berkshire Hathaway senilai US$ 4,1 miliar ke lima yayasan amal sebagai bagian dari upayanya untuk memberikan 99% kekayaannya pada akhir hidupnya, sehingga total donasinya mencapai US$ 41 miliar.

Baca Juga: Ini alasan Warren Buffett mundur dari Gates Foundation

CEO Berkshire Hathaway, yang pada satu titik adalah orang terkaya di dunia dan saat ini memiliki kekayaan senilai lebih dari US$ 100 miliar menurut Forbes, berencana untuk mendistribusikan sisa 238.624 sahamnya untuk tujuan filantropi.

Buffett pertama kali mengumumkan rencananya untuk memberikan sebagian besar kekayaannya pada tahun 2006, ketika dia berusia 75 tahun dan memiliki 474.998 saham Berkshire Hathaway. Dengan pengumuman hari Rabu, Oracle of Omaha mengatakan bahwa dia setengah jalan.

Selanjutnya: Saham Amazon melesat, Jeff Bezos kembali merebut posisi orang terkaya dunia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli