Wartawan Trans7 dioperasi usai tertembak polisi



JAMBI. Anton Nugroho, wartawan Trans 7 yang diduga terkena selongsong peluru gas air mata yang ditembakkan polisi untuk membubarkan aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor Dewan Provinsi, menjalani operasi.

Usai dilakukan rontgen, korban langsung dibawa ke Kamar Operasi Emergency RSUD Raden Mattaher Jambi.

Anton Nugroho wartawan Trans 7 yang sedang meliput jalannya aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM diduga terkena tembakan gas air mata yang digunakan oleh kepolisian dalam membubarkan kerusuhan.


Pipi kanan wartawan Trans 7 itu diduga terkena selongsong peluru gas air mata yang digunakan untuk membubarkan massa yang jumlahnya ratusan orang itu.

Tribunnews.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Amal Ihsan