Waskita Beton (WSBP) Dukung IKN Lewat Peran One Stop Solution Construction Provider



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mendukung pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara melalui perannya sebagai one stop solution construction provider. 

Saat ini, WSBP telah memiliki lini bisnis yang mencakup hulu hingga hilir usaha, mulai dari Quarry untuk material dan bahan baku, manufaktur beton precast dan readymix, dan jasa konstruksi untuk instalasi produk beton maupun pembangunan proyek.

Sebagai one stop solution construction provider, WSBP siap melayani kebutuhan pelanggan dari hulu ke hilir dengan sistem manajemen rantai pasok yang unggul, mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.


Di antaranya proyek IKN, berbagai proyek infrastruktur jalan, sumber daya air, hingga bangunan gedung, dan senantiasa melengkapi sertifikat kualifikasi untuk legalitas ijin usaha di bidang gedung dan eksistensi izin usaha di bidang jalan serta jembatan.

“WSBP juga membangun 2 batching plant untuk memastikan suplai beton readymix ke beberapa proyek IKN yang dikerjakan yaitu BP Sepaku dan BP Tempadung. WSBP saat ini tengah mengkaji peluang mendirikan temporary plant untuk menyerap permintaan dari pasar IKN,” ujar Director of Engineering & Development WSBP Bambang Dwi Wijayanto dalam keterangannya, Rabu (17/5).

Baca Juga: Garap Proyek Pengaman Pantai PIK, WSBP Suplai Spun Pile

“Sebagai contoh BP di kawasan IKN untuk mendukung pembangunan jalan akses IKN, sementara Plant dan BP di area Palembang untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan tol Trans Sumatera," katanya.

"WSBP juga telah melakukan kerja sama dengan supplier lokal di Palu untuk memastikan suplai bahan baku proyek IKN,"tambahnya.

Tidak hanya itu, WSBP juga tengah memulai ekspansi ke bidang bisnis sewa alat. Hal ini didasarkan pada kebutuhan pasar yang signifikan dan kapasitas peralatan konstruksi WSBP yang cukup besar. Lalu memperluas pasar eksternal dan melakukan ekspansi pasar internasional.

"Dengan keunggulan sebagai one stop solution construction tersebut, WSBP telah bermitra baik dengan banyak vendor dari berbagai jenis bidang, seperti penyedia material, pekerja konstruksi, jasa pengiriman, sewa alat, dan lain sebagainya," kata Bambang.

Hubungan kemitraan ini sudah berjalan lama dan berkelanjutan. Tercatat saat ini terdapat 429 vendor yang bekerja sama dengan WSBP. Tentunya dalam proses kerja sama yang sedang berjalan ini, WSBP memenuhi komitmen pembayaran sesuai ketentuan yang disepakati.

Tidak hanya itu, WSBP juga berkomitmen untuk menyelesaikan kewajiban terhadap seluruh kreditur, di mana pembayaran utang tahap I juga telah terlaksana ke seluruh vendor, sehingga seluruh vendor yang terdaftar telah berhasil dibayarkan secara bertahap sesuai ketentuan (CFADS).

Baca Juga: Kontrak Baru Waskita Beton (WSBP) Naik 41% Jadi Rp 420 Miliar di Kuartal I 2023

Pembayaran akan terus dilakukan sesuai ketentuan CFADS di tanggal 25 setiap bulan ke 6 paska putusan, di mana pada tahun 2023 ini.

Pengimplementasian komitmen pembayaran tersebut didukung dengan catatan perolehan NKB WSBP pada Triwulan I sebesar Rp420 miliar atau naik sebesar 41% apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Perolehan NKB ini mayoritas diperoleh dari pasar eksternal sebesar 75 persen dan internal 25 persen.

Manajemen optimistis pada tahun 2023 kinerja perusahaan akan tumbuh peningkatan dari beberapa lini bisnis precast, readymix ataupun jasa konstruksi. WSBP menargetkan pertumbuhan kontrak baru sekitar 100 persen-150 persen di tahun ini.

Adapun kontrak-kontrak yang diincar oleh WSBP pada tahun ini, antara lain pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan seperti proyek jalan akses tambang, proyek jalan akses IKN dan proyek jalan preservasi, pembangunan gedung baik gedung pendidikan serta hunian.

 
WSBP Chart by TradingView

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto