KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mencatat total nilai kontrak baru sebanyak Rp 3,1 triliun hingga Maret 2026. Perolehan kontrak tersebut didominasi oleh proyek pemerintah pusat sebanyak 60,2%, sedangkan sisanya berasal dari swasta 17,15, pemerintah daerah 8,9%, dan kontribusi anak usaha sebesar 13,7%. Berdasarkan segmentasi jenis pekerjaan, infrastruktur konektivitas paling banyak dengan persentase mencapai 46%. Disusul proyek infrastruktur air sebesar 33,9% serta gedung 6,3%. Salah satu proyek pemerintah pusat yang dilaksanakan pada tahun ini mencakup Penataan Kawasan Pasca Bencana Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur. Lalu proyek Penanganan Mendesak Tanggap Darurat Bencana Alam di Ruas Kota Bireun-Kota Takengon dan Jalan Jembatan Kabupaten Aceh Tengah.
Waskita Karya (WSKT) Catat Kontrak Baru Rp 3,1 Triliun hingga Maret 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mencatat total nilai kontrak baru sebanyak Rp 3,1 triliun hingga Maret 2026. Perolehan kontrak tersebut didominasi oleh proyek pemerintah pusat sebanyak 60,2%, sedangkan sisanya berasal dari swasta 17,15, pemerintah daerah 8,9%, dan kontribusi anak usaha sebesar 13,7%. Berdasarkan segmentasi jenis pekerjaan, infrastruktur konektivitas paling banyak dengan persentase mencapai 46%. Disusul proyek infrastruktur air sebesar 33,9% serta gedung 6,3%. Salah satu proyek pemerintah pusat yang dilaksanakan pada tahun ini mencakup Penataan Kawasan Pasca Bencana Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur. Lalu proyek Penanganan Mendesak Tanggap Darurat Bencana Alam di Ruas Kota Bireun-Kota Takengon dan Jalan Jembatan Kabupaten Aceh Tengah.