Waskita Karya (WSKT) Catat Rugi Rp 1,91 Triliun per Semester I 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) masih membukukan rugi sepanjang paruh pertama tahun 2026.

Mengutip laporan keuangannya, pendapatan usaha tercatat Rp 4,91 triliun sepanjang semester I 2026. Ini naik 58,49% dari Rp 3,1 triliun per semester I 2025.

Segmen jasa konstruksi menyumbang mayoritas ke pendapatan, yaitu Rp 3,86 triliun. Lalu, segmen pendapatan jalan tol berkontribusi Rp 628,36 miliar, segmen penjualan precast Rp 244,15 miliar, dan segmen pendapatan hotel Rp 47,36 miliar.


Kemudian, segmen pendapatan properti berkontribusi Rp 45,79 miliar, segmen penjualan infrastruktur lainnya Rp 78,80 miliar, dan segmen sewa gedung Rp 5,47 miliar.

Baca Juga: Laba Emiten Semester I Beri Sinyal Membaik, CGS: Hanya 18% Emiten Meleset dari Target

Sayangnya beban pokok pendapatan naik menjadi Rp 4,41 triliun di akhir Juni 2026, dari sebelumnya Rp 2,44 triliun di akhir Juni 2025.

Laba bruto menjadi Rp 504,20 miliar per akhir Juni 2026, turun 23,75% secara tahunan alias year on year (YoY).

Pos beban umum administrasi naik menjadi Rp 730,66 miliar di periode ini, dari sebelumnya Rp 682,07 miliar. Pos beban pajak final juga naik dari Rp 53,99 miliar menjadi Rp 95,56 miliar di akhir Juni 2026.

Namun, ada sejumlah perbaikan di beberapa pos. Yaitu, pos beban non-contributing plant turun dari Rp 17,74 miliar menjadi Rp 5,31 miliar. Keuntungan selisih kurs bersih juga naik dari Rp 21,84 miliar menjadi Rp 33,4 miliar. 

Per 30 Juni 2026, Waskita mencatat pendapatan lain-lain bersih Rp 49,49 miliar. Ini berbanding terbalik dari beban lain-lain bersih Rp 426,81 miliar per Juni 2025.

Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.359 Kamis (6/8), CUAN, HRTA, dan ANTM Pimpin Kenaikan

WSKT pun mengantongi rugi bersih Rp 1,91 triliun per semester I 2026, turun 16,96% dari rugi bersih Rp 2,3 triliun pada periode sama tahun lalu.

Dengan kinerja tersebut, rugi per saham dasar menjadi Rp 66,57 di akhir kuartal II 2026, dari sebelumnya Rp 80,17 di akhir kuartal II 2025.

Per 30 Juni 2026, WSKT punya total aset Rp 68,08 triliun. Ini turun dari Rp 70,73 triliun per 31 Desember 2025.

Total liabilitas perseroan sebesar Rp 66,53 triliun di akhir Juni 2026, turun dari Rp 67,06 triliun di akhir Desember 2025. 

Sementara, jumlah ekuitas tercatat Rp 1,55 triliun per akhir Juni 2026, turun dari Rp 3,67 triliun di akhir tahun 2025. Waskita juga mencatatkan defisit sebesar Rp22,13 triliun di periode ini.

WSKT memiliki kas dan setara kas akhir periode sebesar Rp 2,61 triliun di akhir Juni 2026, turun dari Rp 3,28 triliun di periode sama tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News