Waskita Realty masuk Yogya dan Bali



JAKARTA. PT Waskita Karya Tbk sedang membesarkan sejumlah anak usahanya. Setelah PT Waskita Toll Road, kini giliran PT Waskita Karya Realty yang mendapatkan kucuran pinjaman dari Waskita Karya. Besar pinjaman itu Rp 589 miliar.

Kredit yang dikucurkan oleh Waskita Karya ke Waskita Realty memiliki bunga 9,5% per tahun. Adapun tenor pinjaman selama 12 tahun dan berlaku sejak Maret 2017 hingga Maret 2018.

Waskita Realty akan menggunakan kredit dari induk usaha untuk mengakuisisi lahan di Yogyakarta dan Bali. "Baik Yogyakarta ataupun Denpasar merupakan tanah kosong," kata Y. Ariandi Siregar, Sekretaris Perusahaan PT Waskita Karya Realty kepada KONTAN di Jakarta, Selasa (4/4).


Alokasi anggaran ekspansi di Bali mencapai Rp 300 miliar atau lebih besar ketimbang alokasi anggaran di Yogyakarta. Waskita Realty akan menggunakannya untuk membiayai belanja tanah seluas 120.000 meter persegi (m) di Denpasar. Adapun Yogyakarta kebagian Rp 157 miliar. Dana itu untuk membeli lahan seluas 50.000 m.

Rencana pengembangan proyek di Yogyakarta dan Bali tak sama. Di Kota Gudeg, Waskita Realty akan mengembangkan mixed use alias proyek terintegrasi. Selain apartemen, bakal ada hotel dan rumah tapak di dalam proyek itu. Sementara proyek di Denpasar, perusahaan ini memilih membangun rumah tapak.

Kecuali duit akuisisi lahan tadi, tak ketahuan total investasi yang disiapkan Waskita Realty untuk membangun proyek di Yogyakarta dan Bali. Manajemen perusahaan tersebut hanya menyatakan, jadwal pembangunan kedua proyek tersebut bukan tahun ini. "Pengembangan baru akan dilakukan tahun depan," ujar Ariandi.

Yang terang, kucuran kredit untuk Waskita Realty lebih kecil ketimbang yang diperoleh Waskita Toll Road. Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) 27 Maret 2017, Waskita Toll Road mendapatkan fasilitas pinjaman Rp 10,86 triliun.

Waskita Toll Road akan menggunakan kredit untuk memenuhi kebutuhan setoran dalam pada rekening dana talangan badan usaha jalan tol (BUJT). Ada 13 BUJT yang akan menikmati duit itu.

Menurut pemberitaan KONTAN sebelumnya, Waskita Karya menganggarkan dana belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar Rp 30,7 triliun pada tahun ini. Waskita Toll Road mendapatkan jatah terbesar yakni Rp 25 triliun. Sementara Waskita Karya Realty kebagian sekitar Rp 1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini