Waskita (WSKT) Kebut Proyek Sekolah Rakyat di Surabaya, Target Rampung 20 Juni 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mengejar penyelesaian Sekolah (SR) di Kota Surabaya dengan target rampung pada 20 Juni 2026. 

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita memaparkan, realisasi pembangunan proyek di Jawa Timur tersebut kini telah mencapai 81,66%.

Perusahaan ini berkomitmen untuk mempercepat pengerjaan SR dengan tetap memperhatikan standar mutu yang berlaku. Berbagai langkah percepatan pun dilakukan.


Baca Juga: Hyundai Siapkan 1.500 Kendaraan untuk Dukung Operasional FIFA World Cup 2026

"Salah satunya menambah jumlah tenaga kerja dan mengatur shift kerja. Saat ini lebih dari 4.000 pekerja di lapangan bekerja siang dan malam secara bergantian, demi merampungkan SR Jawa Timur 1 di Kabupaten Gresik, Jombang, Sampang, Tuban, termasuk di Kota Surabaya," ungkap Ermy dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).

Ia menambahkan, upaya percepatan lain dilakukan dengan metode half slab pada pekerjaan pelat lantai dua, percepatan distribusi material menggunakan hiab crane, serta pengecoran menggunakan concrete pump dan mobile crane. 

Selain itu, dilakukan juga percepatan pemasangan struktur rangka atap baja dan percepatan penyambungan daya listrik PLN melalui penyesuaian tata letak panel sesuai standar teknis. 

Menurutnya, dukungan peralatan konstruksi seperti excavator, bulldozer, boomlift, aspalt finisher, forklift, vibro roller, dan mobile batching plant juga terus dioptimalkan. Tujuannya guna menjaga produktivitas pekerjaan di lapangan.

"Sekolah Rakyat Jatim 1 didesain tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai lingkungan pendidikan terpadu karena dilengkapi ruang kelas memadai, asrama, rumah ibadah, sarana olahraga, dan sebagainya. Dengan fasilitas yang lengkap dan terintegrasi itu, sekolah ini diharapkan menjadi model kawasan pendidikan yang mampu mencetak generasi unggul penerus bangsa," katanya.

Sebagai informasi, Waskita Karya ditugaskan membangun SR di empat provinsi dan hingga kini telah menyerap lebih dari 11.000 tenaga kerja untuk merampungkan sejumlah proyek tersebut. Di antaranya SR Sulawesi Selatan yang dikerjakan hampir 4.000 orang, lalu SR Sumatra Selatan mendekati 2.500 orang, dan SR Aceh melibatkan 1.571 pekerja.

Baca Juga: Okupansi Hotel di Bandung-Bali Diprediksi Tembus 80% saat Libur Sekolah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News