Waspada, Maluku Tengah dan Ambon Rawan Bencana Alam



JAKARTA. Berdasarkan Peta Indeks Rawan Bencana yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kota Ambon dan Maluku Tengah merupakan kawasan yang termasuk tingkat rawan bencana tertinggi di Provinsi Maluku.Dari sekitar 32 kejadian gempa bumi yang menimpa Maluku sejak tahun 1830, 13 di antaranya terjadi di Pulau Ambon. Bahkan, sejarah mencatat Ambon juga pernah 3 dari 8 kali tsunami yang pernah menghantam Maluku.Salah satu upaya untuk menangkis adanya tsunami tersebut adalah mangrove yang ditengarai akan menahan gelombang disaat tsunami menerjang. Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Syamsul Ma’arif, menyebutkan harus ada upaya kampanye lebih luas untuk penanaman maggrove di Ambon."Antisipasi secara fisik antara lain dilakukan dengan menanam mangrove yang dapat meredam gelombang tsunami dan mengurangi dampak pemanasan global," kata Syamsul, Senin (2/8).Beberapa waktu lalu, KKP juga merintis penanaman sebanyak 50.000 bibit mangrove di kawasan Teluk Ambon. Menurut Syamsul, kondisi Ambon yang berada di daerah patahan benua mengakibatkan wilayah itu rawan terjadinya gempa bumi. "Ada10 zona garis patahan, tiga diantaranya berada pada daerah pemukiman padat penduduk," katanya.Selain gempa tektonik yang diakibatkan oleh patahan, gempa vulkanik yang ditimbulkan letusan gunung berapi juga rawan melanda Ambon. Di wilayah kepulauan Maluku sendiri terdapat sembilan gunung api yang cukup aktif, tiga diantaranya berada di dasar laut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News