KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun berpotensi melonjak hingga kisaran 7,8% dalam jangka pendek. Kenaikan ini dinilai menjadi bagian dari proses penyesuaian harga aset domestik untuk mengembalikan daya tarik investasi obligasi Indonesia di mata investor asing. Asal tahu saya, yield SBN tenor 10 tahun saat ini sudah berada di level 7,6%. Pun, Credit Default Swap (CDS) Indonesia tenor 10 tahun juga merangkak naik ke level 154,52 basis poin. Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian mengatakan, kenaikan yield SBN perlu dilihat sebagai proses normalisasi harga aset Indonesia. Selama ini, yield domestik dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kombinasi risiko nilai tukar rupiah, kebutuhan pembiayaan eksternal, serta tingginya imbal hasil obligasi global.
Waspada! Yield SBN 10 Tahun Berpotensi Melonjak ke Level 7,8%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun berpotensi melonjak hingga kisaran 7,8% dalam jangka pendek. Kenaikan ini dinilai menjadi bagian dari proses penyesuaian harga aset domestik untuk mengembalikan daya tarik investasi obligasi Indonesia di mata investor asing. Asal tahu saya, yield SBN tenor 10 tahun saat ini sudah berada di level 7,6%. Pun, Credit Default Swap (CDS) Indonesia tenor 10 tahun juga merangkak naik ke level 154,52 basis poin. Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian mengatakan, kenaikan yield SBN perlu dilihat sebagai proses normalisasi harga aset Indonesia. Selama ini, yield domestik dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kombinasi risiko nilai tukar rupiah, kebutuhan pembiayaan eksternal, serta tingginya imbal hasil obligasi global.
TAG: