Waspadai efek rapat FOMC pada laju IHSG



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Walau sempat bertengger di zona merah pada sesi pertama perdagangan, indeks harga saham gabungan (IHSG) akhirnya berhasil ditutup menguat pada perdagangan hari ini. IHSG berhasil ditutup menguat 22,23 poin atau 0,37% di level 6.054,60 pada penutupan perdagangan Rabu (13/12).

Analis Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, hal ini didukung oleh pergerakan bursa regional yang cenderung menguat pada hari ini. Meskipun pergerakan nilai tukar rupiah cenderung melemah, sentimen tersebut tak memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap pergerakan indeks.

Adapun untuk besok, Kamis (14/12), indeks bursa domestik diperkirakan masih bisa melanjutkan penguatannya di kisaran 5.995-6.090. Meski begitu, rapat The Federal Reserve (The Fed) diprediksi Reza mampu mempengaruhi laju IHSG.


"Walau secara tren IHSG bergerak naik, waspadai juga adanya sentimen dari rapat The Fed yang dilaksanakan malam ini. Pasalnya, pelaku pasar berpotensi melakukan aksi profit taking jika belum ada kepastian soal kenaikan suku bunga acuan di tahun ini," ujarnya.

Okky Jonathan Siahaan, analis Erdikha Elit Sekuritas melihat adanya potensi bullish reversal jangka pendek untuk IHSG. Stochastic nampak melanjutkan bullish momentum di area overbought dengan ruang penguatan yang sudah terbatas. Bill William masih diperkirakan akan mencoba kembali bergerak di momentum positif sehingga membuat indeks masih akan bergerak sideways cenderung menguat di kisaran 6.018-6.082.

Okky pun melihat saham yang menarik dicermati pada perdagangan besok antara lain AKRA, JPFA, LPPF, PTBA, UNTR, PTPP, dan WSKT. Sementara Reza melihat saham yang menarik untuk perdagangan besok adalah saham UNVR, UNTR, dan AKRA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati