KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masuknya Indonesia ke dalam S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) Country Classification Watchlist disebut menjadi salah satu faktor yang membuat investor asing belum kembali agresif masuk ke pasar saham, khususnya pada sektor perbankan. Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi mengatakan, investor asing masih mencermati berbagai perkembangan sebelum meningkatkan eksposur ke aset Indonesia. Selain status watchlist dari S&P DJI, pelaku pasar juga menunggu kepastian terkait reformasi pasar modal, arah suku bunga global, pergerakan nilai tukar rupiah, hingga fundamental emiten. "Asing sudah lepas Rp89 triliun YTD 2026. Watchlist S&P DJI menambah justifikasi bagi EM-mandated funds untuk mempertahankan posisi underweight Indonesia, bukan segera melakukan re-entry," ujar Wafi kepada Kontan, Kamis (9/7/2026).
Watchlist S&P DJI Bikin Asing Tahan Masuk, Saham Bank Besar Masih Tertekan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masuknya Indonesia ke dalam S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) Country Classification Watchlist disebut menjadi salah satu faktor yang membuat investor asing belum kembali agresif masuk ke pasar saham, khususnya pada sektor perbankan. Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi mengatakan, investor asing masih mencermati berbagai perkembangan sebelum meningkatkan eksposur ke aset Indonesia. Selain status watchlist dari S&P DJI, pelaku pasar juga menunggu kepastian terkait reformasi pasar modal, arah suku bunga global, pergerakan nilai tukar rupiah, hingga fundamental emiten. "Asing sudah lepas Rp89 triliun YTD 2026. Watchlist S&P DJI menambah justifikasi bagi EM-mandated funds untuk mempertahankan posisi underweight Indonesia, bukan segera melakukan re-entry," ujar Wafi kepada Kontan, Kamis (9/7/2026).
TAG: