JAKARTA. PT Weda Bay Nickel merubah rencana pembangunan fasilitas pemurnian (smelter) nikel yang rencana awalnya berupa smelter feronikel menjadi smelter Nikel Pig Iron (NPI). Adapun, produk smelter NPI tersebut direncanakan berkapasitas produksi 30.000 ton nikel per tahun. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono menyatakan, pihak Weda Bay Nickel sampai saat ini belum melaporkan rencana kegiatan pembangunan smelter, karena sedang melakukan feasibility study (FS) ulang pembangunan smelter dari feronikel menjadi NPI.
Weda Bay ubah rencana pembangunan smelter
JAKARTA. PT Weda Bay Nickel merubah rencana pembangunan fasilitas pemurnian (smelter) nikel yang rencana awalnya berupa smelter feronikel menjadi smelter Nikel Pig Iron (NPI). Adapun, produk smelter NPI tersebut direncanakan berkapasitas produksi 30.000 ton nikel per tahun. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono menyatakan, pihak Weda Bay Nickel sampai saat ini belum melaporkan rencana kegiatan pembangunan smelter, karena sedang melakukan feasibility study (FS) ulang pembangunan smelter dari feronikel menjadi NPI.