KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (
WEHA) membukukan pendapatan yang bertumbuh pada separuh pertama tahun ini, meskipun laba bersih menurun. Berdasarkan laporan keuangannya, WEHA mencatat pendapatan yang meningkat 10,6% secara tahunan/year on year (yoy) dari Rp 152,5 miliar pada semester I-2025 menjadi Rp 168,7 miliar. Direktur Finance & Accounting PT WEHA Transportasi
Indonesia Tbk Edgar Surjadi menjelaskan, pertumbuhan pendapatan ditopang bisnis jasa angkutan antarkota yang meningkat 16,7% yoy. Segmen ini menyumbang sekitar 94,4% dari total kenaikan pendapatan konsolidasian.
Sementara itu, segmen angkutan penumpang tumbuh 2,9%, sedangkan pendapatan lain-lain turun 15,1% yoy. Baca Juga: Pertamina Hulu Rokan Lapor Produksi Minyak Tembus 200.000 BOPD dan Gas 700 MMSCFD “Kami akan terus memperkuat kualitas layanan dan keandalan operasional, sekaligus menjaga pengelolaan biaya agar pertumbuhan bisnis dapat berlangsung secara sehat dan berkelanjutan,” ujar Edgar dalam keterangan resmi, Jumat (31/7/2026). Di sisi lain, laba bersih tercatat Rp 11,7 miliar atau menurun 14% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun margin laba bersih tercatat sebesar 7%, turun dibandingkan dengan 8,9% pada semester I-2025. “Penurunan laba bersih terutama dipengaruhi oleh beban lain-lain bersih yang meningkat menjadi Rp 3,2 miliar dari sekitar Rp 0,03 miliar,” jelas Edgar. Menurutnya, hal ini sejalan dengan penurunan keuntungan atas penjualan aset tetap dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan pertumbuhan pendapatan pada bisnis inti, WEHA disebut akan terus berfokus pada penguatan kinerja operasional, peningkatan efisiensi biaya, serta optimalisasi layanan untuk menjaga pertumbuhan.
Baca Juga: Laba Bersih Sariguna Primatirta (CLEO) Naik 27% pada Semester I 2026 Ke depan, pada semester II-2026, di lini usaha bus pariwisata White Horse, WEHA akan memprioritaskan proyek kerja sama jangka panjang untuk menyediakan layanan shuttle bagi pelanggan korporasi dan institusi. Sementara itu, Edgar menyebut pada lini usaha intercity shuttle DayTrans, pihaknya akan melakukan uji coba armada minivan listrik (
electric vehicle/EV) pada sejumlah rute strategis.
“Inisiatif ini akan dievaluasi sebagai salah satu opsi untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak dan meningkatkan efisiensi operasional,” ujarnya. DayTrans, lanjutnya, juga akan mengoptimalkan rute yang telah berjalan serta mengembangkan rute-rute strategis sesuai potensi pasar. Sementara itu, di sisa tahun 2026, pplatform perjalanan Explorer.ID akan memperkuat penawaran paket
private trip untuk kebutuhan outing dan gathering perusahaan. Hal ini guna memperluas basis pelanggan korporasi sekaligus meningkatkan kontribusi bisnis jasa wisata. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News