KONTAN.CO.ID - Jenewa. Vaksinasi Covid-19 sudah dilaksanakan di berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Inggris, Arab Saudi, Singapura, dan bahkan Indonesia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pengembangan vaksin Covid-19 terus dilakukan. Bahkan WHO menyebut akan ada vaksin Covid-19 dengan teknologi baru dan cukup 1 dosis saja. Seperti diketahui saat ini sudah banyak vaksin Covid-19 yang digunakan, seperti buatan Sinovac, Pfizer, Moderna dll. Namun vaksin Covid-19 tersebut harus 2 dosis atau 2 kali penyuntikan. Kepala ilmuwan WHO Soumya Swaminathan membocorkan jenis-jenis vaksin Covid-19 baru yang masih dalam pengembangan. Calon-calon vaksin virus corona generasi baru ini memiliki sifat berbeda-beda dibandingkan yang beredar sekarang.
Dia mengatakan, ada vaksin corona dalam pengembangan yang hanya butuh satu suntikan, dihirup lewat hidung, dan mungkin lebih terjangkau. "Mungkin ada banyak vaksin Covid-19 yang memiliki keunggulan dibandingkan generasi pertama," kata Swaminathan dikutip dari AFP, Rabu (20/1/2021). Baca juga: Vaksinasi Covid-19 secara mandiri akan menjadi kenyataan "Yang ingin kami lihat adalah pencegahan penyakit. Pencegahan infeksi adalah pertanyan lain. Tapi itu sekunder. Kami akan belajar tentang seberapa efektif vaksin ini sebenarnya mencegah penyebaran infeksi dari orang ke orang." tambahnya. "Beberapa vaksin menghasilkan kekebalan yang mensterilkan; mereka menghentikan infeksi, mencegah penyakit. Beberapa vaksin tidak menghentikan infeksi tetapi mencegah penyakit." "Saat ini, kami masih menunggu hasil penelitian untuk mengetahui vaksin Covid mana yang benar-benar akan berhasil mencegah infeksi." "Mudah-mudahan, seharusnya demikian," lanjut Swaminathan. Menurut tinjauan umum WHO tentang calon vaksin Covid-19, ada 64 merek yang sedang diuji ke manusia, dan 22 di antaranya sudah mencapai pengujian massal tahap akhir.